Ribuan Relawan Asta Cita UMP Siap Berdayakan Desa

  • 13 Jan 2026 11:19 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) secara resmi melepas 1.008 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Acara pelepasan berlangsung pada Sabtu (10/1/2026) di Lapangan Mas Mansoer Kampus 1 UMP.

Ketua Panitia KKN UMP Periode Semester Genap 2026, Purnadi, S.E., M.Si., menyatakan bahwa pelaksanaan KKN akan berlangsung selama 34 hari, dari tanggal 12 Januari hingga 14 Februari 2026. Mahasiswa yang berasal dari seluruh fakultas di lingkungan UMP ini akan ditugaskan di berbagai lokasi dalam dua wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Tegal.

"Alhamdulillah, seluruh proses koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) setempat, telah berjalan dengan baik. Penempatan mahasiswa akan disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa di masing-masing wilayah lokasi KKN,” kata Purnadi dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa (13/1/2026).

Baca juga: Dilepas, Relawan Pendidikan UMP Siap Mengabdi untuk Negeri

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Prof. Dr. Jebul Suroso, mendorong mahasiswa untuk aktif mengeksplorasi serta berkontribusi nyata dalam memajukan berbagai potensi yang dimiliki desa. Rektor menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai penggerak pembangunan di tingkat pedesaan.

Ia juga menjelaskan konsep Sinergi, Manajemen Potensi, Aplikasi Teknologi, Relationship, Teknologi Informasi (SMART) KKN sebagai landasan kerja mahasiswa. Konsep ini menekankan Sinergi antara mahasiswa dan Muhammadiyah demi mendukung Asta Cita Indonesia, serta Manajemen potensi guna merealisasikan aspirasi masyarakat.

Lebih lanjut Prof. Jebul menyampaikan, mahasiswa untuk mudah beradaptasi, membangun Relationship (hubungan) yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan, serta mengoptimalkan Teknologi dalam membangun kekayaan desa.

Baca juga: Pameran Karya Mahasiswa DKV UMP Manjakan Mata Pengunjung

"Mahasiswa harus hadir menjadi katalisator yang mampu mengidentifikasi, menggali, dan mengembangkan seluruh potensi baik sumber daya manusia, alam, budaya, maupun ekonomi yang dimiliki oleh masyarakat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....