Syiar Ramadan On Location RRI Purwokerto Digelar di Masjid Agung Nur Sulaiman
- 14 Mar 2026 13:31 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Dalam rangka memperingati Ramadan 1447 Hijriah, RRI Purwokerto menggelar kegiatan Syiar Ramadan On Location di Masjid Agung Nur Sulaiman, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Banyumas, Khasanatul Mufidah, serta Wakil Ketua IV Bidang Kesekretariatan, SDM, dan Umum Baznas Banyumas, Abdul Kadir.
Dalam kesempatan itu, Khasanatul Mufidah menjelaskan bahwa zakat memiliki peran penting bagi umat Islam karena tidak hanya berdimensi ibadah kepada Allah, tetapi juga memiliki dimensi sosial untuk membantu sesama.
“Zakat merupakan ibadah yang berdimensi sosial. Tidak hanya hubungan dengan Allah, tetapi juga hubungan dengan sesama manusia. Melalui zakat, kita bisa menolong fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kesadaran masyarakat Banyumas dalam menunaikan zakat menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut terlihat dari peningkatan capaian pengumpulan zakat setiap tahun.
Menurutnya, pada tahun 2025 Baznas Banyumas berhasil menghimpun zakat sebesar sekitar Rp25,25 miliar. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp22,7 miliar.
“Rata-rata pertumbuhan pengumpulan zakat di Banyumas berada di kisaran 15 hingga 22 persen. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam berzakat semakin meningkat,” ujarnya.
Selain itu, Baznas Banyumas juga berencana memperkuat program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Jika sebelumnya penyaluran zakat lebih banyak bersifat konsumtif, pada tahun ini setidaknya 50 persen akan diarahkan pada program produktif.
Program tersebut antara lain pengembangan Z-Mart, Z-Barber, serta bantuan modal usaha bagi masyarakat. Baznas juga akan meluncurkan program Masjid Microfinance, yaitu bantuan modal usaha yang diberikan secara berkelompok kepada jamaah masjid untuk mendorong aktivitas ekonomi berbasis masjid.
“Harapannya masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Khasanatul Mufidah juga menyebut potensi zakat di Banyumas masih sangat besar. Berdasarkan perhitungan Baznas, potensi zakat di daerah tersebut mencapai sekitar Rp922 miliar per tahun. Namun, penghimpunan zakat yang dilakukan Baznas bersama Lembaga Amil Zakat di Banyumas saat ini baru mencapai sekitar Rp60 miliar.
Melalui kegiatan Syiar Ramadan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya zakat serta terdorong untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....