Belanja Lebaran Gerakkan Ekonomi, Guru Besar Unsoed: UMKM Diuntungkan
- 10 Mar 2026 08:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas belanja masyarakat di sejumlah pusat perbelanjaan di Purwokerto mulai meningkat. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof Dr Ade Banani, mengatakan fenomena belanja menjelang Lebaran memang selalu dinantikan oleh para pedagang. Namun berdasarkan pengamatannya, tingkat kemampuan belanja masyarakat atau purchasing power masih menunjukkan penurunan dibanding beberapa tahun lalu.
“Fenomena berbelanja ini memang diharapkan para pedagang. Tetapi kalau dilihat di pusat perbelanjaan maupun pasar, menurut saya tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Kekuatan daya beli masyarakat terlihat menurun,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengakui sejumlah pusat perbelanjaan di Purwokerto tetap dipadati pengunjung, terutama pada sore hingga malam hari. Beberapa tempat seperti pusat penjualan pakaian dan produk fashion terlihat ramai oleh masyarakat yang mencari kebutuhan Lebaran.
Menurut Ade, keramaian tersebut sebagian besar didominasi oleh pembelian pakaian serta kebutuhan makanan dan kue Lebaran. Aktivitas tersebut menunjukkan adanya pergerakan konsumtif, meskipun belum mencapai tingkat yang sama seperti pada masa sebelumnya.
Ia memperkirakan aktivitas belanja masih berpotensi meningkat dalam beberapa hari menjelang Lebaran. Hal ini dipengaruhi oleh pencairan tunjangan hari raya (THR) bagi pegawai pemerintah maupun karyawan swasta.
Selain itu, meningkatnya aktivitas belanja juga dinilai berdampak positif terhadap perekonomian daerah. Perputaran uang dari pembelian pakaian, makanan, hingga oleh-oleh khas daerah dapat memberikan peluang bagi pelaku usaha, terutama sektor UMKM.
“Semakin banyak pembelian tentu akan meningkatkan perputaran ekonomi. Ini juga bisa membantu UMKM, misalnya dari penjualan makanan, kue kering, atau oleh-oleh khas Banyumas,” katanya.
Meski demikian, Ade mengingatkan masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja. Ia menekankan pentingnya memprioritaskan kebutuhan utama agar kondisi keuangan tetap stabil setelah perayaan Lebaran.
“Yang penting masyarakat memanfaatkan dana yang ada untuk kebutuhan pokok. Jangan sampai terlalu konsumtif, sehingga setelah Lebaran justru kesulitan memenuhi kebutuhan yang lebih penting,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....