Gerak Syariah OJK Sukses Digelar, Dorong Pemanfaatan Produk Keuangan
- 08 Mar 2026 13:48 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto sukses menggelar puncak Gebyar
Ramadan Syariah (Gerak Syariah) Tahun 2026 dengan tema Membuka Jalan Kebaikan Bersama Keuangan Syariah. Acara tersebut dilaksanakan di Taman Kota Usman Janatin, Purbalingga, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan Gerak Syariah ini juga ditujukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya di wilayah eks-Karesidenan Banyumas. Tentunya, dengan melibatkan berbagai macam pemangku kepentingan diantaranya pemerintah daerah, Kementerian Agama, Lembaga Jasa Keuangan Syariah, Masyarakat Ekonomi Syariah dan lembaga/asosiasi/instansi lainnya.
Kepala OJK Purwokerto Haramain Billady menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian kampanye edukasi yang sebelumnya telah dilakukan melalui berbagai program literasi keuangan di masyarakat. Sebab, sebelumnya OJK Purwokerto telah melaksanakan berbagai kegiatan edukasi, di antaranya penyuluhan kepada penyuluh agama Islam, edukasi melalui siaran radio, hingga literasi keuangan di pondok pesantren.
“Ini merupakan satu rangkaian dari kampanye kami untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi masyarakat di wilayah eks-Karesidenan Banyumas dan Purbalingga,” ujarnya.

Haramain juga menyatakan bahwa dalam festival ini, sejumlah lembaga turut berpartisipasi memberikan edukasi kepada masyarakat, seperti Bank Indonesia, OJK Purwokerto, dan Pegadaian. Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan festival UMKM, expo lembaga jasa keuangan, serta final lomba hadroh.
Menurut OJK, tingkat literasi masyarakat terhadap keuangan syariah sebenarnya sudah cukup baik. Namun, tingkat pemanfaatan produk keuangan syariah masih perlu ditingkatkan.
“Literasinya sudah cukup baik, tetapi penggunaan atau inklusinya masih perlu ditingkatkan. Karena itu kami terus melakukan berbagai kegiatan edukasi agar masyarakat tidak hanya tahu, tetapi juga memanfaatkan produk keuangan syariah,” katanya, menjelaskan.
Sementara itu, Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya kepada OJK Purwokerto atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Purbalingga. Ia menilai festival ini menjadi bentuk kolaborasi yang positif antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat.
“Ini merupakan momen yang sangat baik. Kolaborasi ini terimplementasi dengan luar biasa, apalagi diselenggarakan di Taman Usman Janatin yang menjadi salah satu jantung kota Purbalingga,” kata Dimas.
Ia juga menilai kegiatan tersebut mampu menggerakkan perekonomian masyarakat kecil, khususnya pelaku UMKM yang turut terlibat dalam festival. “Kegiatan ini juga menggeliatkan ekonomi kecil kita, terutama teman-teman UMKM,” ucapnya.
Sehingga Pemerintah Kabupaten Purbalingga berharap festival literasi keuangan syariah dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai berbagai produk keuangan berbasis syariah. Termasuk yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Kami berharap masyarakat semakin mengetahui produk-produk keuangan syariah yang ada, dan yang sudah tahu bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Selain edukasi, festival ini juga menghadirkan berbagai kegiatan hiburan dan kompetisi kreatif, seperti lomba hadroh, kentongan religi, lomba dakwah, hingga penampilan band pada malam hari. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun agar edukasi keuangan syariah kepada masyarakat semakin luas dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....