Syiar Ramadhan on Location: Ramadhan di tengah perbedaan

  • 23 Feb 2026 23:53 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID,Purwokerto: Suasana Masjid 17 Purwokerto mendadak ramai dengan gelak tawa dan diskusi hangat. Di tengah persiapan menyambut waktu berbuka, acara Syiar Ramadhan on Location RRI Purwokerto menjadi wadah unik yang memadukan dakwah dengan nuansa lokal Banyumas.

Acara ini diselenggarakan RRI Purwokerto bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Lazizmu Banyumas. Hadir sebagai narasumber, Ustad Mintaraga Eman Surya Lc, MA, yang dikenal dengan gaya bahasa ngapaknya yang khas dan mudah dicerna. Tema yang diusung, "Aja Gampang Pecah, Ramadhan Nguatna Paseduluran", mengajak jamaah untuk menguatkan persaudaraan di tengah perbedaan.

Pendengar aktif terlibat, salah satunya menyampaikan pertanyaan seputar perbedaan penentuan awal puasa. Ada salah satu pendengar bertanya tentang, perbedaan antara ormas A dan B. Sebagian sudah mulai tarawih, sebagian belum. Akhirnya muncul saling sindir di grup WhatsApp warga. Pendengar tersbeut bertanya bagaimana menyikapi ini agar tidak merusak ukhuwah di bulan Ramadhan.

Ustad Mintaraga menanggapi dengan bijak. Ia menjelaskan bahwa perbedaan pemahaman dan mazhab justru bisa menjadi peluang mempererat ukhuwah islamiyah. "Jangan sampai perbedaan itu pecah kita, tapi malah nguatna paseduluran. Ramadhan kie waktune kita bareng-bareng nambah amal, ora nambah dosa karo saling nyindir," katanya dalam bahasa ngapak yang membuat suasana semakin akrab.

Acara ini tidak hanya menyajikan ceramah, tapi juga interaksi langsung dengan pendengar. Ustad Mintaraga menyatakan, Ramadhan harus dimanfaatkan untuk membangun harmoni, bukan memicu konflik.

Kerja sama ini bagian dari upaya RRI Purwokerto menyebarkan pesan positif di masyarakat. PDM Banyumas melalui Lazizmu menambahkan, acara semacam ini diharapkan menjadi rutinitas tahunan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....