Syiar Ramadan RRI Dorong Literasi Zakat Bersama Baznas Banyumas
- 03 Mar 2026 09:25 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: RRI Purwokerto berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Banyumas menggelar Syiar Ramadan On Location sebagai upaya meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat tentang zakat, infak, dan sedekah.
Kegiatan bertema “Keutamaan Bersedekah dan Berzakat di Bulan Ramadan” ini dilaksanakan di Masjid Baitul Mu’min Kutasari, Senin (2/3/2026). Acara menghadirkan Wakil Ketua IV Bidang Kesekretariatan, SDM dan Umum Baznas Kabupaten Banyumas, KH Abdul Kodir, M.Pd., sebagai keynote speaker, bersama narasumber Prof. Dr. H. Ansori, M.Ag., dan dipandu host Priyo TP.
Selain dialog utama yang berlangsung pukul 17.00 hingga 17.50 WIB, kegiatan juga diawali dengan Sosialisasi Baznas pada pukul 16.30 WIB. Siaran disiarkan langsung melalui Pro 1 RRI Purwokerto 93,1 FM dan Pro 2 99,0 FM, serta platform digital RRI.
KH Abdul Kodir menyampaikan, potensi zakat di Kabupaten Banyumas sangat besar. Berdasarkan perhitungan Indeks Potensi Pemetaan Zakat (IPPZ), potensi zakat di Banyumas mencapai lebih dari Rp922 miliar.
Menurutnya, potensi tersebut perlu digerakkan bersama melalui sinergi antara Baznas, media, dan masyarakat. Kolaborasi dengan RRI Purwokerto dinilai strategis dalam menyebarluaskan edukasi zakat kepada publik secara luas dan berkelanjutan.
Baznas Kabupaten Banyumas sendiri fokus pada program pemberdayaan produktif, termasuk penguatan UMKM melalui program Z-Corner dan Z-MART. Melalui pendekatan ini, zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi diarahkan untuk mendorong mustahik agar berkembang hingga menjadi muzaki.
Melalui Syiar Ramadan On Location, RRI Purwokerto menegaskan perannya sebagai lembaga penyiaran publik yang menghadirkan konten edukatif dan solutif bagi masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan.
Diharapkan, kolaborasi ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat Banyumas dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi, sehingga zakat benar-benar menjadi instrumen penguatan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....