Pengamat: Kekalahan Argentina di Final Piala Dunia Bukan tanpa Alasan

  • 22 Jul 2026 13:12 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 dinilai bukan semata-mata karena faktor keberuntungan. Sejumlah aspek teknis dan strategi permainan disebut menjadi penyebab tim berjuluk Albiceleste gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Pemerhati sepak bola asal Purwokerto, Rashif Abitia, menilai Spanyol tampil lebih disiplin dalam menguasai permainan sepanjang pertandingan. Menurutnya, Argentina kesulitan mengembangkan pola serangan karena mampu diredam oleh organisasi permainan Spanyol.

"Kalau melihat jalannya pertandingan, Spanyol memang lebih efektif. Argentina memiliki semangat juang yang tinggi, tetapi kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Jadi, kekalahan itu lebih karena Spanyol mampu menjalankan strategi dengan lebih baik," kata Rashif.

Senada dengan itu, anggota Inter Club Indonesia (ICI) Purwokerto, Hariyadi, mengatakan Argentina tetap menunjukkan kualitas sebagai salah satu tim terbaik dunia. Namun, pada laga final, efektivitas penyelesaian akhir dan penguasaan ritme permainan menjadi pembeda.

"Argentina tidak bermain buruk, hanya saja, Spanyol lebih sabar menguasai bola, mampu memanfaatkan momentum, dan tampil lebih tenang dalam mengambil keputusan. Dalam pertandingan sebesar final, hal-hal kecil seperti itu sangat menentukan," ujarnya.

Menurut Hariyadi, kekalahan tersebut tidak mengurangi prestasi Argentina yang berhasil kembali menembus partai final setelah melalui perjalanan yang impresif sepanjang turnamen. Ia menilai capaian tersebut tetap menunjukkan konsistensi Argentina sebagai kekuatan utama sepak bola dunia.

Kedua pengamat tersebut juga sepakat bahwa hasil final menjadi pelajaran penting bagi Argentina untuk melakukan evaluasi, terutama dalam menghadapi lawan yang memiliki kemampuan menjaga penguasaan bola dan disiplin bertahan. Mereka juga menilai keberhasilan Spanyol meraih gelar juara tidak terlepas dari permainan kolektif yang konsisten sepanjang turnamen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....