Prancis dan Argentina Dinilai Jadi Unggulan di Piala Dunia 2026
- 05 Jun 2026 07:52 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto : Gelaran Piala Dunia 2026 diprediksi menghadirkan persaingan ketat antartim nasional. Pengamat sepak bola Irfan Octavian menilai Prancis dan Argentina masih menjadi kandidat kuat untuk meraih gelar juara pada turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Menurut Irfan, kekuatan Prancis terletak pada kedalaman skuad yang merata di semua lini. Mulai dari penjaga gawang, lini pertahanan, gelandang hingga penyerang dihuni pemain yang tampil di kompetisi elite Eropa.
"Prancis memiliki pemain berkualitas di setiap posisi. Mereka bermain di liga-liga terbaik Eropa dan sebagian besar menjadi pemain utama di klub masing-masing," kata Irfan dalam program Bolcast RRI Purwokerto.
Selain Prancis, Argentina juga dinilai masih memiliki peluang besar mempertahankan prestasi sebagai juara bertahan. Kehadiran Lionel Messi dinilai tetap menjadi faktor penting, meski usianya mendekati 40 tahun.
Irfan mengatakan kekuatan Argentina tidak hanya bergantung pada Messi. Pelatih Lionel Scaloni dinilai berhasil membangun tim yang solid dengan memilih pemain berdasarkan kebutuhan taktik, bukan semata status bintang.
"Argentina bermain sebagai tim. Messi memang menjadi ikon, tetapi dukungan pemain lain membuat permainan mereka tetap efektif," ujarnya.
Selain tim-tim unggulan, beberapa negara diprediksi berpotensi menjadi kuda hitam. Maroko yang sukses mencapai semifinal pada Piala Dunia 2022 di Qatar masih memiliki sejumlah pemain berkualitas yang dapat memberikan kejutan.
Turki juga disebut memiliki generasi muda menjanjikan, seperti Arda Guler dan Kenan Yildiz, yang tampil impresif bersama klub-klub Eropa.
Sementara itu, Jepang dan Uzbekistan diprediksi menjadi wakil Asia yang mampu bersaing dengan negara-negara besar. Jepang dinilai memiliki pengalaman dan kualitas pemain yang bermain di liga top Eropa, sedangkan Uzbekistan hadir dengan generasi muda yang berkembang pesat.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang diikuti lebih banyak peserta dibanding turnamen sebelumnya. Format baru tersebut membuka peluang munculnya negara-negara debutan yang berpotensi menciptakan kejutan di panggung sepak bola dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....