Mahasiswa UIN Saizu Juara 2 Kejurprov Panjat Tebing

  • 09 Okt 2025 07:43 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto. Adalah Kukuh Pamungkas, anggota aktif Faktapala UIN Saizu, yang sukses meraih Juara 2 kategori Lead Mapala Putra pada ajang bergengsi Kejurprov Panjat Tebing dan Sirkuit Jateng Seri III X Palwa “51”.

Kompetisi yang digelar oleh Palwa “51” UIN Sunan Kudus ini berlangsung pada 2–5 Oktober 2025, dan mempertemukan para pemanjat tebing terbaik dari berbagai perguruan tinggi serta komunitas pecinta alam se-Jawa Tengah.

Dalam kategori Lead Mapala Putra, setiap peserta diuji dalam kemampuan teknik, strategi, serta ketangguhan mental menaklukkan lintasan vertikal yang penuh tantangan. Kukuh tampil konsisten sejak babak kualifikasi hingga final, menunjukkan determinasi tinggi di setiap gerakannya.

Meski harus bersaing dengan lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah, Kukuh tetap tenang dan fokus. Stabilitas performa itu mengantarkannya meraih poin dan waktu impresif, hingga akhirnya berhak naik podium di posisi kedua.

“Keberhasilan ini bukan hanya hasil latihan fisik, tetapi juga berkat dukungan dan solidaritas dari rekan-rekan Faktapala. Saya sangat berterima kasih atas semua support yang diberikan,” ujar Kukuh penuh rasa syukur.

Capaian ini menjadi bukti bahwa nilai keberanian, solidaritas, dan ketangguhan anggota pecinta alam tidak hanya terwujud di alam bebas, tetapi juga di arena olahraga prestasi. Kukuh telah membawa nama baik UIN Saizu Purwokerto di tingkat provinsi sekaligus memperkuat eksistensi Faktapala di dunia olahraga panjat tebing.

Kegiatan Kejurprov Panjat Tebing dan Sirkuit Jateng 2025 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman, memperluas jaringan, dan menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat antar-Mapala.

Kukuh berharap, pencapaiannya dapat menjadi motivasi bagi anggota Faktapala lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi. “Setiap dinding punya cerita, dan setiap puncak adalah bukti perjuangan,” pungkasnya penuh makna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....