Tren Makanan Kukusan Sehat Kian Diminati

  • 14 Jan 2026 21:03 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Makanan kukusan kini tengah menjadi tren yang sangat populer di tengah masyarakat. Penganan tradisional yang diolah dengan cara lebih sehat ini mulai menjamur di berbagai sudut jalan, menawarkan alternatif camilan yang lebih bergizi dibandingkan gorengan.

Hidangan ini disebut juga sebagai polo pendem yang berasal dari bahasa Jawa. Polo berarti hasil bumi, sedangkan pendem berarti terpendam.

Lulu, seorang pedagang polo pendem, mengaku baru merintis usaha kuliner sehat ini selama dua bulan terakhir. Ia memutuskan berjualan karena melihat peluang pasar yang sedang meningkat terhadap makanan kukus, terutama dipagi hari.

"Ya, karena lagi trennya jadi saya coba jualan juga," ujar Lulu kepada RRI, Rabu (14/1/2026).

Baca juga: Berburu Durian Tak Perlu Menunggu Puncak Musim

Pilihan kukusan yang ditawarkan Lulu sangat beragam, mulai dari jagung, pisang, kentang, hingga umbi-umbian seperti talas dan sukun. Semua bahan tersebut ia pilih dan kelola sendiri demi menjaga kesegaran serta kualitas rasa agar pelanggan tidak kecewa.

Lapak yang buka sejak pukul 05.30 WIB pagi ini ternyata didominasi oleh para pekerja dan generasi muda yang mulai peduli pada kesehatan. Melalui kegigihannya, dalam sehari Lulu mampu menghasilkan omzet hingga ratusan ribu rupiah dari penjualan jajanan tradisional tersebut.

"Biasanya yang beli kebanyakan yang kerja sih, sama Gen Z," ujar Lulu.

Seorang pembeli bernama Ade Nur Hikmah mengaku rutin mengonsumsi kukusan. Menurutnya, makanan ini merupakan solusi praktis untuk sarapan yang mengenyangkan sekaligus ramah di kantong karena harganya yang murah.

Baca juga: Petik Anggur Ukraina di Baturraden, Wisata Edukasi Keluarga

Ade merasa harga Rp.10.000 sudah sangat terjangkau untuk mendapatkan porsi yang cukup banyak. Selain ekonomis, ia juga merasakan manfaat nyata bagi kebugaran tubuhnya setelah rutin beralih dari camilan berminyak ke camilan rebusan.

"Pertama mengenyangkan, terus juga menyehatkan, terus karena mengandung banyak vitamin," kata Ade. (Iday/Lina).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....