Petik Anggur Ukraina di Baturraden, Wisata Edukasi Keluarga
- 05 Jan 2026 15:07 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Mencicipi buah anggur langsung dari pohonnya kini tak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Di Wisata Taman Anggur KD Garden, Baturraden, Jawa Tengah, pengunjung bisa merasakan sensasi memetik buah anggur premium jenis Ninel asal Ukraina yang segar dan manis.
Taman Anggur KD Garden mengusung wisata edukasi keluarga. Sejak dibuka pada 2022, kebun ini terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi yang ramai dikunjungi masyarakat berkat promosi di media sosial.
Pemilik KD Garden Aji Setia Hasan menyampaikan, pengunjung yang datang cukup membayar tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang. Dengan harga tersebut, wisatawan diperbolehkan mencicipi beberapa butir buah anggur secara gratis sebelum memetik dan membawanya pulang.
Jika ingin membawa pulang, pengunjung bisa memetik sendiri buah yang diinginkan dengan sistem timbang. Harga yang dipatok untuk 1 kilogram anggur adalah Rp70.000.
"Harganya flat, tidak mengikuti harga pasar karena konsepnya untuk rekreasi," kata Aji kepada RRI, Senin (5/1/2026).
Baca juga: Bahasa Inggris Jadi Bekal Pelaku UMKM Layani Turis
Aji menambahkan bahwa kebun ini menggunakan teknik khusus agar buah anggur tersedia sepanjang tahun. Dari belasan jenis yang pernah diuji coba, menurut Aji, kebun miliknya kini fokus pada jenis Ninel karena dikenal tahan penyakit dan memiliki pohon yang sehat.
"Anggur di kebun ini di-setting tanpa henti setiap hari melalui teknik pangkas (pruning). Jadi tidak mengenal musim," ujar Aji.
Selain menawarkan pengalaman memetik buah langsung dari pohonnya, KD Garden juga menyediakan bibit anggur. Tidak hanya untuk pengunjung yang datang ke kebun, bibit tersebut juga bisa dikirim ke luar wilayah Banyumas.
“Beberapa waktu lalu kami mendapat proyek cafe berkonsep kebun anggur di Cilacap. Bibitnya kami sedikanan dan kami pandu sampai berbuah. Kemudian ada juga pesanan bibit dari salah satu hotel di Baturraden,” kata Aji.
Baca juga: Disambut Antusias, Koridor 4 Trans Banyumas Lampaui Ekspektasi
Pemberdayaan masyarakat dan edukasi

Keberadaan Wisata Taman Anggur KD Garden turu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar. Daun anggur yang tidak terpakai, dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk dijadikan keripik.
“Buah anggur di sini juga diolah menjadi jus oleh kelompok wanita tani (KWT),” ucap Aji.
KD Garden juga mengembangkan program edukasi yang menyasar masyarakat umum, terutama anak-anak, dengan konsep belajar langsung di kebun. Melalui edukasi ini, peserta diajak mengenal lebih dekat proses budi daya tanaman anggur, mulai dari pengenalan tanaman hingga praktik menanam secara langsung.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, tetapi juga praktik langsung menanam anggur di area kebun. Setiap peserta juga diperbolehkan membawa pulang bibit anggur sebagai buah tangan.
“Tarif edukasi Rp25.000 per anak. Hari Senin sampai Jumat biasanya kebun ini dipakai untuk outing class sekolah-sekolah, kemudian Sabtu-Minggu banyak masyarakat umum,” tutur Aji.
Baca juga: Kampung Inggris Purwokerto Beri Pelatihan kepada Pelaku UMKM
Kesan pengunjung
Salah satu pengunjung, Ayu, mengaku sangat terkesan dengan tempat yang sejuk sehingga nyaman untuk anak anak bermain. Ia datang ke tempat wisata ini bersama keluarga untuk mengabiskan libur akhir pekan.
"Saya lihat anggurnya segar-segar, tempatnya nyaman dan sejuk. Ada wahana bermain anak, terus enak ada tempat makanya juga dan bersih," kata Warga Kabupaten Purbalingga tersebut.
Pengunjung lain, Pujiarti, mengaku sengaja datang ke KD Garden karena ingin mencoba kembali membudidayakan anggur di rumah setelah sebelumnya sempat gagal. Usai melihat-lihat kebun, warga Purwokerto Barat tersebut akhirnya memutuskan membeli satu bibit untuk ditanam kembali di rumahnya.
“Saya punya kebun anggur di rumah, tetapi berbuahnya kurang bagus, jadi saya babat. Ini saya beli bibit anggur Ninel karena katanya lebih bagus dari yang lain dan gampang berbuah,” kata Pujiarti.
Baca juga: Tahun Baru, Koridor 4 Trans Banyumas Resmi Beroperasi
Kini, KD Garden terus berupaya memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung dengan menjaga ketersediaan buah tanpa henti. Kehadiran destinasi ini menjadi bukti bahwa budidaya anggur impor tidak hanya bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga mampu menjadi sarana edukasi yang menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga.
Wisata Taman Anggur KD Garden buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 21.00 WIB. Keberadaan KD Garden dengan konsep agrowisatanya tidak hanya memperbanyak opsi liburan di Baturraden, tetapi juga diharapkan dapat mendorong kemajuan sektor wisata berbasis pertanian di Kabupaten Banyumas. (FR/Iday).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....