Epidemiolog Unsoed Ingatkan Masyarakat Kenali Tanda Bahaya Influenza

  • 07 Okt 2026 11:40 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas — Masyarakat dinilai perlu mengenali tanda bahaya influenza, terutama ketika gejala disertai sesak napas dan demam tinggi yang tidak merespons obat penurun demam. Kondisi tersebut dapat terjadi pada anak-anak maupun lanjut usia yang mengalami influenza.

Epidemiolog Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto dr. Joko Mulyanto mengatakan, influenza pada umumnya merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya. Gejala yang umum muncul antara lain demam, nyeri kepala, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan.

Menurut Joko, penderita influenza perlu memahami kapan harus beraktivitas dan kapan perlu beristirahat selama mengalami gejala. Istirahat dan asupan nutrisi yang cukup diperlukan selama proses pemulihan.

“Yang dibutuhkan adalah istirahat dan nutrisi yang cukup. Kedua, memahami kapan harus beraktivitas dan kapan harus beristirahat ketika mengalami gejala. Ketiga, mengetahui tanda bahaya. Jika demam sudah sangat tinggi atau terdapat sesak napas, perlu diberikan perhatian khusus, terutama pada lansia dan anak-anak. Jika mereka yang mengalami kondisi tersebut, perlu diberikan perhatian khusus untuk memastikan kondisinya tidak menurun dengan cepat,” ujar Joko, Selasa (6/10/2026).

Joko menjelaskan, influenza dapat berlangsung sekitar lima hingga tujuh hari. Menurutnya, penderita perlu memeriksakan diri apabila gejala berlangsung berkepanjangan atau menunjukkan kondisi yang lebih berat.

Ia mengatakan sesak atau gangguan pernapasan yang berlebihan perlu diwaspadai. Demam tinggi, terutama pada anak-anak, yang tidak merespons obat penurun demam juga perlu diperiksakan apabila berlangsung berkepanjangan.

Selain penanganan saat mengalami gejala, Joko mengatakan pencegahan penularan influenza dapat dilakukan dengan menjaga daya tahan tubuh melalui aktivitas fisik, asupan nutrisi yang cukup, dan istirahat. Penderita yang mengalami gejala juga dianjurkan tidak memaksakan diri beraktivitas.

Penggunaan masker dan mencuci tangan secara teratur dapat dilakukan untuk membantu mencegah penularan. Joko menambahkan, vaksinasi influenza terutama dapat diberikan kepada kelompok berisiko, seperti anak-anak dan lanjut usia, untuk membantu menurunkan tingkat keparahan penyakit dan mencegah penularan. (Seftiamala Awalia).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....