Psikolog Ingatkan Pentingnya Mengendalikan Penggunaan Media Sosial
- 26 Agt 2026 15:04 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat berdampak pada kualitas hubungan sosial hingga kesehatan mental. Karena itu, masyarakat perlu mengendalikan penggunaan media sosial agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari maupun interaksi dengan orang-orang di sekitar.
Hal tersebut disampaikan Dr. Ugung Dwi Ario Wibowo, M.Psi., Psikolog, dalam program Ruang Psikologi Pro 1 RRI Purwokerto baru-baru ini. Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah pola komunikasi masyarakat yang kini semakin banyak dilakukan melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.
Namun, penggunaan media sosial yang tidak terkendali dapat membuat seseorang lebih fokus pada aktivitas di dunia maya dibandingkan interaksi langsung dengan keluarga, teman, maupun lingkungan sekitar.
"Media sosial pada dasarnya memberikan banyak manfaat, tetapi ketika penggunaannya berlebihan hingga mengabaikan kehidupan nyata, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian," ujar Ugung
Ia menjelaskan, penggunaan media sosial secara berlebihan juga dapat berdampak pada kesehatan. Mulai dari gangguan kesehatan mata akibat terlalu lama menatap layar, terganggunya waktu istirahat, hingga meningkatnya risiko stres dan gangguan suasana hati.
Menurutnya, masyarakat tidak harus sepenuhnya meninggalkan media sosial. Yang lebih penting adalah membangun kebiasaan penggunaan yang sehat dan terkontrol. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah mengurangi gangguan dari notifikasi media sosial.
Ugung mengatakan, notifikasi yang terus-menerus muncul sering kali membuat seseorang terdorong untuk membuka aplikasi meski sedang bekerja, belajar, atau berinteraksi dengan orang lain. Dengan membatasi notifikasi, seseorang dapat lebih fokus pada aktivitas utama dan mengurangi kebiasaan mengecek media sosial secara berulang.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk memperbanyak kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung. Aktivitas seperti berolahraga, menekuni hobi, mempelajari keterampilan baru, membaca buku, maupun mengikuti kegiatan komunitas dapat menjadi alternatif yang lebih produktif dibandingkan menghabiskan waktu berjam-jam di media sosial.
"Ketika seseorang memiliki aktivitas yang bermakna dan menyenangkan, dorongan untuk terus-menerus membuka media sosial biasanya akan berkurang," jelasnya.
Ugung juga mengingatkan pentingnya meluangkan waktu bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Menurutnya, hubungan sosial yang sehat tidak hanya dibangun melalui interaksi digital, tetapi juga melalui komunikasi langsung dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menghabiskan waktu bersama keluarga, berdiskusi, atau melakukan kegiatan bersama dapat membantu memperkuat ikatan emosional sekaligus mengurangi ketergantungan pada dunia maya.
Cara lain yang dapat dilakukan adalah mengevaluasi jumlah akun media sosial yang dimiliki. Semakin banyak platform yang digunakan, semakin besar pula waktu yang dihabiskan untuk mengikuti berbagai informasi dan aktivitas pengguna lain.
Karena itu, membatasi penggunaan akun yang benar-benar diperlukan dapat membantu mengurangi durasi penggunaan media sosial. Ugung juga menyarankan masyarakat untuk tidak menjadikan gawai sebagai benda pertama yang dilihat saat bangun tidur maupun terakhir sebelum tidur.
Kebiasaan tersebut dapat membuat seseorang semakin sulit melepaskan diri dari media sosial dan berpotensi mengganggu kualitas tidur. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah meletakkan gawai di luar jangkauan tempat tidur atau mengisi daya perangkat di ruangan lain pada malam hari.
Menurutnya, penggunaan media sosial yang bijak akan membantu seseorang lebih menikmati kehidupan nyata, menjaga kesehatan mental, serta membangun hubungan sosial yang lebih berkualitas.
"Media sosial adalah alat yang bermanfaat jika digunakan secara tepat. Yang perlu dijaga adalah bagaimana kita tetap menjadi pengendali, bukan justru dikendalikan oleh media sosial," pungkas Dr. Ugung dalam program Ruang Psikologi Pro 1 RRI Purwokerto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....