Indikator Kesehatan: Sehat Itu Aktif, Bukan Harus Kurus
- 15 Jun 2026 13:08 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Kita sering kali terjebak dalam paradigma bahwa sehat berarti kurus. Namun, apakah benar bahwa kurus adalah satu-satunya indikator kesehatan? Jawabannya adalah tidak. Sehat bukan hanya tentang berat badan, tetapi tentang bagaimana kita menjalani kehidupan dengan aktif dan bahagia.
Hal ini dibahas dalam Obrolan Kesehatan Pro 2 RRI Purwokerto yang mengangkat tema “Sehat Itu Aktif, Bukan Harus Kurus” bersama dr Meta Mukhsinina Purnama.
“Indikator kesehatan lebih dilihat dari kondisi jasmani dan rohani yang mampu berfungsi secara optimal dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Tubuh yang aktif bergerak, didukung pola hidup dan pola makan yang seimbang mencerminkan kondisi sehat meskipun seseorang tidak memiliki tubuh yang kurus,” kata dr. Meta.
“Sehat tidak selalu identik dengan kurus melainkan bahwa indikator sehat itu dilihat dari sehat jasmani dan rohani yang mampu berfungsi secara optimal untuk aktivitas kehidupan mereka,” lanjutnya.
Dalam realitas sosial, pandangan tentang tubuh ideal banyak dipengaruhi oleh media dan lingkungan.Tubuh kurus sering dianggap tanda orang yang sehat, sedangkan tubuh yang berisi kerap dinilai kurang sehat.
Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena kesehatan tidak hanya ditentukan berat badan atau bentuk tubuh.Seseorang tetap dapat dikatakan sehat meskipun tidak kurus, meskipun tidak kurus, selama masih aktif untuk bergerak mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dan menjaga pola makan yang baik.
dr. Meta mengilustrasikan pada kehidupan sehat yaitu dengan keaktifan yang menjadi indikator penting dalam kesehatan. Aktivitas fisik yang dilakukan secara konsisten seperti berjalan, bergerak, berolahraga. Gaya hidup aktif mencerminkan keseimbangan antara kebutuhan jasmani dan tuntutan kehidupan tanpa harus terjebak pada standar tubuh ideal.
Selain menjaga keaktifan tubuh, pola makan juga penting untuk kesehatan tubuh.Salah satu langkah yaitu dengan mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang manis.Asupan gula yang berlebih dapat berdampak pada kesehatan contohnya penurunan energi, dan gangguan metabolisme.Oleh karena itu mengurangi konsumsi manis dan memilih makanan dengan kandungan gizi untuk menjaga tubuh tetap sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....