Beberapa Tips Pencegahan Diabetes pada Generasi Muda
- 09 Mei 2026 11:58 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan di daerah dalam satu dasawarsa terakhir telah gencar mengampanyekan pentingnya gaya hidup sehat sejak dini, seperti Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), CERDIK, dan lain-lain, hingga mengenakan pajak pada makanan dan minuman berpemanis.
Namun, hal tersebut belum cukup. Pembatasan iklan makanan dan minuman tidak sehat yang menyasar anak-anak, peringatan pembatasan makanan dan minuman tinggi gula dan lemak di kemasan makanan dan minuman (terutama yang berpemanis), dan penyediaan fasilitas olahraga yang memadai dan terjangkau juga harus dilakukan.
Menurut Kementrian Kesehatan RI dalam salah satu artikelnya ditegaskan bahwa Institusi pendidikan juga memiliki tanggung jawab untuk mengintegrasikan edukasi gizi dan pentingnya aktivitas fisik dalam kurikulum. Orang tua adalah garda terdepan dalam membentuk kebiasaan sehat di rumah, menjadi teladan dalam memilih makanan bergizi, dan mendorong anak-anak untuk aktif bergerak.
Sementara itu, generasi muda sendiri harus sadar akan risiko yang mengintai mereka dengan mengambil inisiatif untuk menjaga kesehatan mereka, memilih makanan yang bijak, dan menjadikan olahraga sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup. Diabetes pada generasi muda bukanlah takdir, melainkan konsekuensi dari pilihan gaya hidup yang keliru.
Dengan kesadaran bersama, edukasi yang masif, dan perubahan perilaku yang transformatif, kita masih memiliki kesempatan untuk melindungi masa depan generasi penerus dari ancaman nyata ini. Sudah saatnya kita bertindak, sebelum "penyakit kronis" ini merenggut potensi emas generasi muda.
Berdasar artikel tersebut dijelaskan bahwa diabetes pada generasi muda dapat dicegah dengan upaya-upaya sebagai berikut:
| Baca juga: Tetap Bugar meski Usia Bertambah |
Menerapkan pola makan sehat,
Kurangi konsumsi makanan manis (terutama berpemanis), makanan olahan, dan minuman berkarbonasi. Perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, dan serat.
Rutin berolahraga
Aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari akan meningkatkan sensitivitas insulin dan mengontrol kadar gula darah, sehingga kondisi badan akan semakin sehat dan bugar.
Menjaga berat badan ideal
Agar berat badan ideal, setiap orang juga harus memahami tentang indeks masa tubuh (IMT) dan lingkar pinggang, Hal ini sangat penting dalam menghindari obesitas. Upaya yang dilakukan berupa menjaga pola makan dan aktivitas fisik yang seimbang.
Berhenti merokok
Rokok dapat merusak sel pankreas yang memproduksi insulin dan meningkatkan risiko Diabetes .
Kelola stres
Stres dapat mempengaruhi kadar gula darah. Pengelolaan stres dengan baik melalui olahraga, yoga, meditasi, dzikir atau hal lain sangat penting. Di samping Diabetes , penyakit lain juga dipengaruhi tingkat stres seseorang.
Pengecekan gula darah secara rutin
Periksa kadar gula darah secara rutin untuk mendeteksi dini penyakit Diabetes. Dengan adanya program pemerintah berupa cek kesehatan gratis, tentunya sangat membantu seseorang untuk memastikan kadar gula darahnya. Apalagi pada momen-momen tertentu, ada organisasi yang memfasilitasi cek kesehatan gratis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....