BPJS Kesehatan Jadi Harapan Suharti Lawan Dua Penyakit

  • 29 Apr 2026 14:07 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Kebumen - Seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Kebumen harus berjuang melawan dua penyakit sekaligus di usia senjanya. Namun di tengah keterbatasan, harapan tetap menyala berkat hadirnya jaminan kesehatan dari negara.

Suharti (58), warga Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, kini tengah berjuang melawan kanker payudara dan penyakit jantung. Kondisi tersebut sempat membuatnya diliputi kekhawatiran, terutama terkait biaya pengobatan yang tidak sedikit.

Namun, sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI), Suharti mengaku sangat terbantu karena seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh negara.Tanpa adanya JKN, dirinya tidak mengetahui bagaimana harus membiayai pengobatan yang dijalaninya.

Suharti pun bersyukur program tersebut hadir dan memberikan perlindungan bagi masyarakat kecil. Menurutnya, JKN menjadi solusi nyata yang memungkinkan dirinya fokus pada proses penyembuhan tanpa terbebani biaya rumah sakit.

Tak hanya dari sisi pembiayaan, Suharti juga merasakan pelayanan kesehatan yang ramah dan profesional. Dirinya menilai tenaga medis memberikan pelayanan tanpa diskriminasi, dengan sikap yang humanis dan penuh perhatian.

“ Kalau ada BPJS Kesehatan jadi tenang, terus pelanyanannya juga baik. Ini bikin nyaman dan tenang saat menjalani pengobatan,” kata Suharti Rabu ( 29/4/2026).

Kemudahan juga dirasakan Suharti melalui pemanfaatan teknologi digital. Aplikasi Mobile JKN dinilai sangat membantu, khususnya melalui fitur antrean online. Dengan kondisi fisik yang terbatas, Suharti tidak perlu lagi datang lebih awal ke rumah sakit atau menunggu lama di ruang antrean.

Dengan aplikasi ini Suharti hanya, memantau jadwal dan nomor antrean secara real-time dari rumah, sehingga lebih efisien dalam mengatur waktu berobat.Di akhir ceritanya, Suharti menyampaikan rasa terima kasih kepada BPJS Kesehatan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menyampaikan bahwa Program JKN dijalankan dengan semangat gotong royong guna menjamin kesehatan seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Keberhasilan program ini tidak lepas dari partisipasi berbagai pihak dalam mendukung akses layanan kesehatan yang merata.

Dina menambahkan, BPJS Kesehatan terus berkomitmen melakukan transformasi layanan agar semakin cepat, mudah, dan setara. Menurutnya, tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan kesehatan, sehingga seluruh peserta memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan medis berkualitas.

Ia juga menekankan pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari inovasi layanan, termasuk melalui aplikasi Mobile JKN. Dengan berbagai kemudahan yang dihadirkan, diharapkan akses layanan kesehatan semakin dekat dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....