Waspada Bahaya Bahan Kimia, Ahli Sarankan Cuci Baju Baru Sebelum Dipakai

  • 27 Feb 2026 22:42 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID,Purwokerto - Mengutip artikel resmi dari klikdokter.com disampaikan bahwa membeli baju baru memang menyenangkan dan sering kali membuat kita ingin segera memakainya untuk bepergian. Namun, di balik tampilannya yang licin dan cemerlang, pakaian baru menyimpan risiko kesehatan yang jarang disadari. Para ahli kesehatan sangat menyarankan masyarakat untuk mencuci pakaian baru dengan benar sebelum mengenakannya untuk pertama kali.

Dilansir dari Refinery29, Profesor Dermatologi dari Columbia University Medical Center, Donald Belsito, mengungkapkan bahwa pakaian baru sering kali mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat memicu ruam dan gatal-gatal pada kulit.

Terdapat dua zat kimia utama yang lazim ditemukan dalam industri tekstil, yakni pewarna azo-aniline dan resin formaldehida. Pewarna azo-aniline banyak digunakan pada kain sintetis agar warna lebih pekat, sementara formaldehida digunakan untuk menjaga pakaian tetap rapi dan tidak mudah kusut selama proses distribusi.

"Meskipun formaldehida masuk dalam kategori karsinogen (zat penyebab kanker) kategori 3 dengan jumlah kecil, paparan secara berulang tentu bukan hal yang baik bagi kesehatan kulit," tulis laporan tersebut.

Selain faktor kimia, ancaman kesehatan juga datang dari proses fitting atau mencoba baju di toko. Belsito menjelaskan bahwa kamar ganti merupakan tempat yang ideal bagi bakteri, kutu, hingga jamur untuk berpindah dari satu orang ke orang lain.

"Saya telah menjumpai kasus-kasus kutu yang mungkin ditularkan dari aktivitas mencoba baju di toko. Anda tidak pernah tahu berapa banyak orang yang telah menyentuh atau mencoba pakaian tersebut sebelum Anda membelinya," tegas Belsito.

Lana Hogue, seorang ahli manufaktur pakaian, menekankan pentingnya mencuci pakaian yang bersentuhan langsung dengan kulit, terutama yang rentan terkena keringat.

Berikut adalah panduan bagi Anda sebelum memakai baju baru:

  • Wajib Dicuci: Pakaian dalam, kaus kaki, kaus dalam, pakaian olahraga, celana pendek, dan baju renang.

  • Cuci Dua Kali: Belsito menyarankan mencuci baju baru sebanyak dua kali untuk memastikan residu kimia benar-benar hilang.

  • Pakaian Luar (Outerwear): Jaket atau mantel yang tidak bersentuhan langsung dengan kulit tidak wajib dicuci segera.

  • Label Dry Clean Only: Untuk pakaian jenis ini, disarankan untuk mengangin-anginkannya di ruang terbuka terlebih dahulu sebelum dipakai guna mengurangi aroma kimia yang menyengat.

Meskipun dokter kulit Will Kirby menyebut risiko penularan penyakit serius dari pakaian relatif tipis, ia tetap menyarankan kewaspadaan tinggi, terutama pada area sensitif. Menggunakan pakaian dalam saat mencoba baju renang di toko dan mencucinya setelah dibeli adalah langkah pencegahan yang bijak.

Daripada mengambil risiko terkena iritasi kulit atau terpapar mikroba, luangkanlah waktu sejenak untuk mencuci baju baru Anda demi kenyamanan dan kesehatan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....