Panduan Menjaga Kesehatan Mata Saat Menonton Televisi

  • 09 Feb 2026 16:37 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto​Di era digital saat ini, durasi menatap layar, baik televisi maupun perangkat elektronik lainnya, mengalami peningkatan yang signifikan. Tanpa disadari, kebiasaan menonton dalam durasi lama dengan cara yang salah dapat memicu gangguan kesehatan mata, mulai dari kelelahan hingga penurunan fungsi penglihatan.

Kesehatan mata sering kali terabaikan ketika seseorang sudah terhanyut dalam tayangan favorit. Padahal, paparan cahaya dari layar secara terus-menerus dapat menyebabkan digital eye strain atau ketegangan mata digital.

Gejalanya meliputi mata kering, perih, pandangan kabur, hingga sakit kepala yang mengganggu aktivitas harian. American Optometric Association membuat aturan 20-20-20, yaitu istirahat 20 detik setiap 20 menit untuk melihat objek yang jauh atau berjarak 20 kaki.

Setiap 20 menit menatap layar, penonton diimbau untuk mengalihkan pandangan sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Langkah ini terbukti efektif memberikan waktu istirahat bagi otot mata agar tidak berkontraksi terlalu lama.

Selain durasi, pengaturan pencahayaan ruangan juga memegang peranan vital. Menonton televisi di ruangan yang gelap total sangat tidak disarankan karena kontras yang terlalu tajam antara layar dan lingkungan sekitar akan memaksa mata bekerja lebih keras.

Pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang cukup dan atur tingkat kecerahan (brightness) layar agar nyaman di mata. Jarak pandang juga harus diperhatikan secara saksama. Idealnya, jarak antara posisi duduk dan layar televisi adalah sekitar lima kali lebar layar.

Posisi layar pun sebaiknya sejajar atau sedikit di bawah level mata untuk mengurangi beban pada otot leher dan mata. Kesadaran untuk disiplin dalam mengatur waktu menonton menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan mata di masa depan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....