Banyumas Teguhkan Komitmen Penanggulangan HIV-AIDS
- 03 Des 2025 14:48 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) daerah menggelar acara peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 pada Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam penanggulangan HIV-AIDS di daerah, serta mendukung gerakan Indonesia Bebas AIDS 2030.
Kepala Dinkes Banyumas dr. Dani Esti Novia mengajak pemangu kepentingan, baik pemerintah, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, komunitas atau lembaga swadaya masyarakat, media, dan masyarakat umum, memperkuat kolaborasi dalam pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS.
Dengan sinergi yang kuat, pihaknya berharap semua capaian layanan pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS di Banyumas akan meningkat, sehingga semua target yang ditetapkan tercapai tepat waktu.
“Mari kita jadikan peringatan hari AIDS sedunia sebagai pengingat bahwa perjuangan melawan HIV-AIDS adalah perjuangan kemanusiaan, tidak ada seorang pun yang boleh tertinggal dan setiap orang berhak hidup tanpa diskriminasi,” kata dr. Dani.
Baca juga: Banyumas Perkuat Langkah Menuju Indonesia Bebas AIDS 2030
Senada disampaikan oleh Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti. Menurutnya, HIV-AIDS merupakan tanggung jawab bersama dan masih memerlukan perhatian yang serius. Terlebih, berdasarkan data yang ada, sebagian besar kasus HIV-AIDS di Kabupaten Banyumas ditemukan pada kelompok usia produktif.
“Saya ingin kita semakin memperkuat upaya pencegahan terutama pada kelompok yang rentan terpapar. Karena apapun itu akan lebih mudah mencegah daripada mengobati yang sudah parah,” ucapnya.
Lintarti menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas telah melakukan berbagai langkah penanggulangan HIV-AIDS yang akan terus diupayakan bersama dengan berbagai pihak, untuk memastikan layanan tersebut mudah diakses oleh siapapun yang membutuhkan.
Upaya tersebut diwujudkan dalam layanan tes dan pengobatan HIV di puskesmas dan rumah sakit, program test HIV pada calon pengantin, hingga menyediakan layanan pemeriksaan dini HIV pada bayi yang lahir dari ibu positif HIV.
Baca juga: Upaya Banyumas Tangani HIV/AIDS: Sosialisasi hingga Pendekatan Religi
Dengan tema ‘Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV’, yang diusung dalam acara ini, Lintarti mengajak kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi perubahan serta menjaga keberlanjutan layanan HIV-AIDS di Kabupaten Banyumas.
“Pesan penting yang perlu kita gaungkan adalah jauhi penyakitnya, bukan orangnya,” ujar Lintarti.
Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap HIV-AIDS di Kabupaten Banyumas, pada kesempatan tersebut turut dilakukan pemberian bantuan kepada para penyintas HIV-AIDS, penyerahan penghargaan kepada lima perusahaan yang telah kooperatif dalam mendukung program pencegahan HIV-AIDS, serta penyematan rompi bagi para duta pelajar peduli HIV-AIDS.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....