Mengenal Perkembangan NDI, dari Video over IP hingga NDI 6.3
- 01 Sep 2026 14:04 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto- NDI (Network Device Interface) merupakan teknologi video over IP yang memungkinkan perangkat broadcasting bertukar video, audio, metadata, dan informasi produksi melalui jaringan IP. Teknologi ini diperkenalkan pada 2015 dan terus berkembang dari konektivitas video pada jaringan lokal hingga kini menjadi platform untuk produksi profesional, remote workflow, HDR, hingga pengelolaan perangkat jaringan.
Dalam penggunaan sederhana, kamera atau komputer bertindak sebagai NDI Sender, sementara switcher, monitor, recorder, OBS, atau vMix menjadi NDI Receiver. Berbeda dengan HDMI dan SDI yang umumnya menggunakan koneksi point-to-point, NDI menjadikan jaringan IP sebagai media distribusi.
Perkembangan NDI
2015 - NDI Generasi Awal
NDI diperkenalkan untuk membawa video dan audio berlatensi rendah melalui jaringan Ethernet. Konsep utamanya adalah memungkinkan sumber video tersedia di jaringan dan dapat digunakan oleh berbagai perangkat penyiaran tanpa koneksi video dedicated.
2017 - NDI 3
Di tahun ini NDI mulai memperluas kemampuan teknis dengan hadirnya NDI HX, multicast, dukungan PTZ, serta peningkatan performa dan kompatibilitas. NDI tidak lagi hanya berorientasi pada workflow lokal dengan bandwidth tinggi, tetapi mulai memiliki pilihan transport yang lebih efisien.
2019 - NDI 4
Pengembangan beralih ke workflow produksi yang lebih kompleks. NDI 4 membawa peningkatan performa dan kemampuan seperti multi-channel recording serta dukungan yang lebih baik untuk integrasi di bidang penyiaran.
2021 - NDI 5
Lahirnya konsep NDI Bridge dan NDI Remote, dimana fokus teknis bergeser dari jaringan lokal menuju konektivitas antar subnet jaringan bahkan hingga WAN, remote production, dan kontribusi video melalui internet.
2024 - NDI 6
NDI 6 memperluas kemampuan pada kualitas gambar dengan dukungan HDR, PQ, HLG, serta video 10 dan 12 bit pada workflow yang mendukungnya. Versi ini juga membawa pengembangan NDI Bridge pada perangkat keras dan dukungan terhadap platform FPGA.
2025 - NDI 6.2
NDI memperkenalkan receiver discoverability, monitoring, dan kontrol melalui Discovery Server, sehingga perangkat penerima dapat ditemukan dan dipantau secara lebih terstruktur.
2026 - NDI 6.3
Ini merupakan versi terbaru saat ini dimana fitur penting seperti Sender Advertiser API, advanced discoverability, stream statistics, monitoring, control, serta diagnostik packet loss dan jitter membuat jaringan NDI lebih mudah dipantau dan dikelola pada instalasi yang besar bukan hanya satu jaringan saja. NDI 6.3 juga memperluas dukungan untuk workflow Pro AV dan platform FPGA.
Bagaimana NDI Digunakan?
NDI dapat berasal langsung dari kamera yang mendukungnya atau melalui encoder.
Kamera HDMI/SDI → NDI Encoder → Network → NDI Receiver
Komputer juga dapat menjadi sumber NDI untuk mengirim desktop, aplikasi, presentasi, maupun video. Dalam sistem multi-kamera, seluruh sumber dapat tersedia sebagai source pada software broadcasting. Untuk koneksi antarjaringan, NDI Bridge dapat digunakan untuk menghubungkan jaringan NDI yang berbeda. Implementasi melalui WAN tetap membutuhkan perhatian terhadap bandwidth, latency, jitter, packet loss, dan routing.
Kebutuhan Bandwidth
Kebutuhan bandwidth bergantung pada resolusi, frame rate, format, codec, dan jumlah stream. NDI High Bandwidth dirancang untuk kualitas tinggi dan latensi rendah, dengan kebutuhan tipikal sekitar 130 Mbps untuk 1080p60 dan 250 Mbps untuk 2160p60. Sementara NDI HX menggunakan kompresi lebih efisien sehingga membutuhkan bandwidth lebih kecil. Karena itu, jaringan 1 Gbps dapat digunakan untuk sejumlah workflow NDI, sementara 10GbE lebih semakin relevan ketika jumlah kamera, resolusi, server recording, atau receiver bertambah.
Ke Mana Arah NDI Selanjutnya?
Perkembangan NDI menunjukkan bahwa teknologi ini bergerak melampaui fungsi dasar video over IP. Setelah peningkatan kualitas, efisiensi dan kemampuan remote, perkembangan terbaru justru banyak berfokus pada discovery, monitoring, control, dan observability. Arah tersebut menunjukkan bahwa masa depan NDI bukan hanya tentang mengirim video melalui jaringan, tetapi juga bagaimana jaringan produksi dengan banyak perangkat dapat ditemukan, dipantau, dikendalikan, dan dikelola secara lebih terstruktur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....