Angkat Isu Konseling Generasi Z, Mahasiswa BKI UIN Saizu Raih Juara 2 di ICFE 2026
- 25 Mei 2026 16:19 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Dua mahasiswa BKI, Solihah Indah Utami dan Khilma Ulil Fitri, berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Video Konseling pada ajang International Counseling Festival Event 2026 yang diselenggarakan HMPS BKI UIN Sunan Kudus.
Pengumuman pemenang dilaksanakan pada Rabu (20/5/2026). Prestasi tersebut diraih melalui karya video konseling yang mengangkat pentingnya layanan konseling bagi generasi muda dalam mengenali potensi diri dan membangun rasa percaya diri.
Dalam kompetisi tersebut, Solihah Indah Utami yang merupakan mahasiswa semester 4 bersama Khilma Ulil Fitri mahasiswa semester 2 mengangkat subtema “Dari Diam ke Peduli: Pentingnya Support System dan Konselor”. Video yang diperlombakan menampilkan proses konseling individu menggunakan pendekatan realita dengan teknik WDEP.
Teknik WDEP merupakan sistem praktis dalam Reality Therapy yang dikembangkan oleh Robert E. Wubbolding. Teknik tersebut terdiri dari empat tahapan utama yakni Wants untuk mengidentifikasi harapan, Doing and Direction untuk melihat tindakan yang dilakukan, Evaluation untuk menilai efektivitas tindakan, serta Planning guna menyusun rencana realistis dan terarah.
Melalui pendekatan tersebut, seseorang yang mengalami kebingungan terhadap potensi diri atau kehilangan rasa percaya diri dapat dibantu melakukan evaluasi secara objektif. Pendekatan itu juga membantu konseli menentukan langkah konkret dalam mencapai tujuan hidupnya.
Kasus yang diangkat dalam video menceritakan seorang mahasiswa semester satu Program Studi BKI yang merasa bingung terhadap kemampuan dan potensi dirinya. Tokoh konseli merasa tertinggal dibandingkan teman-temannya yang telah memiliki prestasi dan bidang yang ditekuni.
Kondisi tersebut membuat konseli kehilangan rasa percaya diri dan belum memiliki arah yang jelas dalam mengembangkan potensinya. Melalui proses konseling yang ditampilkan, konseli dibantu memahami minat, mengenali kemampuan diri, serta menentukan langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensinya secara bertahap.
Ajang ICFE 2026 sendiri mengangkat tema “Speak Up Reach Out: Pentingnya Konseling di Kalangan Generasi Z”. Tema tersebut menyoroti pentingnya layanan konseling sebagai ruang pendampingan dan dukungan mental bagi generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial dan perkembangan zaman.
Melalui video tersebut, mahasiswa BKI UIN Saizu tidak hanya menunjukkan kemampuan menerapkan keterampilan konseling. Mereka juga berhasil menyampaikan pesan edukatif mengenai pentingnya support system dan peran konselor bagi kesehatan mental generasi muda melalui media digital yang kreatif dan komunikatif.
Prestasi ini menjadi capaian membanggakan bagi Program Studi BKI UIN Saizu sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan teori konseling dengan praktik kreatif berbasis media digital. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi, kreativitas, dan kemampuan profesional di bidang bimbingan dan konseling di tingkat regional maupun nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....