Teknologi AI Dinilai Berpotensi Jadi Sarana Pelestarian Bahasa Daerah
- 19 Agt 2026 07:50 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk hiburan dan kebutuhan praktis, tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan keberagaman bahasa daerah di Indonesia. Hal itu disampaikan Koordinator Acara Intermedia Information Technology Competition (IITC) 2026, Khusnul Khotimah, dalam program Sore Ceria Pro 2 RRI Purwokerto, Selasa 18 Agustus 2026.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu diarahkan pada hal-hal yang memberikan manfaat, termasuk menjaga keberadaan bahasa daerah yang mulai ditinggalkan generasi muda. Ia mengatakan, keberagaman bahasa di Indonesia menjadi salah satu alasan ITC 2026 mengangkat tema “Menyuarakan Keberagaman Bahasa melalui Inovasi Digital”.
“Indonesia ini lagi-lagi bahasanya kan banyak sekali. Nah, ternyata sekarang ini mirisnya adalah kita sebagai anak muda pun sudah semakin lupa dengan bahasa daerah kita masing-masing,” katanya.
Melalui kompetisi tersebut, teknologi diharapkan dapat menjadi media untuk mengenalkan sekaligus mempertahankan bahasa daerah. Salah satu contohnya melalui pembuatan website yang dapat digunakan sebagai platform pembelajaran bahasa daerah maupun menerjemahkan bahasa daerah ke bahasa Indonesia.
Pemanfaatan AI juga diterapkan dalam salah satu cabang lomba ITC 2026, yakni Generative AI atau Gen AI. Peserta ditantang membuat video menggunakan teknologi AI berdasarkan prompt yang disusun.
Teknologi tersebut diharapkan tidak sekadar digunakan untuk menghasilkan konten hiburan, tetapi diarahkan untuk mengenalkan dan melestarikan bahasa daerah. Khusnul menilai, penggunaan AI secara bijak membutuhkan peran manusia sebagai pengarah dan pengkurasi.
Melalui ITC 2026, para peserta diharapkan mampu memanfaatkan teknologi yang sudah dekat dengan kehidupan sehari-hari untuk menghasilkan karya yang lebih bermanfaat. Selain mengembangkan kemampuan digital, kompetisi tersebut menjadi salah satu upaya mengajak generasi muda ikut menjaga keberagaman bahasa Indonesia melalui inovasi teknologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....