Tel-U Purwokerto Kembangkan Potensi Bunga Telang di Adiluhur

  • 06 Agt 2026 16:43 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Telkom University Purwokerto kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Hibah BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kemdiktisaintek. Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Wisata Adiluhur, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, tersebut berfokus pada penguatan sektor pariwisata, digitalisasi desa, serta pengembangan produk pangan kreatif berbahan dasar bunga telang.

Program ini dilaksanakan melalui skema Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) yang diarahkan untuk membantu masyarakat mengoptimalkan potensi lokal melalui penerapan teknologi tepat guna, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan perluasan pemasaran produk secara digital. Program Pemberdayaan Desa Binaan di Desa Adiluhur mengusung tema “Penguatan Komoditas Pangan Lokal dan Pariwisata melalui Revitalisasi, Diversifikasi, dan Digitalisasi menuju Desa Wisata Adiluhur yang Berkelanjutan dan Berstandar Internasional ". Program tersebut diketuai oleh Muhamad Azrino Gustalika, S.Kom., M.Tr.T., dengan anggota tim yang terdiri atas Dr. Diandra Chika Fransisca, S.Si., M.Sc., Halim Qista Karima, S.T., M.Sc., dan Muhammad Yayandi, S.Sos., M.Sos.

76.02%

Pelaksanaan program juga melibatkan sejumlah mahasiswa sebagai pendamping masyarakat, yaitu Agus Setiyawan, Syiva Qaila Natasa Sugama, Muhammad Hilmiy Nastama, dan Fajar Ario Abdillah. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari proses pembelajaran langsung sekaligus penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Sebagai salah satu tahapan penting program, pada akhir Juli 2026 dilakukan penyerahan produk inovasi kepada dua mitra utama, yakni Kelompok Pekarangan Pangan Lestari atau P2L SALUR dan Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis KWIK Berkah Mandiri.

Produk inovasi yang diserahkan meliputi mesin pengering bunga telang, mesin penepung bunga telang, serta platform berbasis website untuk pemasaran dan transaksi produk-produk Desa Wisata Adiluhur. Acara dihadiri Camat Adimulyo: Drs. Budiono, M.Si., Ketua Tim Pengerak PKK, Adimulyo: Yuni Puji Lestari, Perwakilan Balai Penyuluh Pertanian Kec. Adimulyo Suriyah, Kepala Desa Adiluhur Maryono, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Adiluhur, dan Seluruh Anggota P2L SALUR dan Pokdarwis KWIK Berkah Mandiri Adiluhur.

Mesin pengering dan mesin penepung tersebut diharapkan dapat membantu kelompok masyarakat mempercepat proses pengolahan bunga telang, menjaga konsistensi kualitas bahan baku, serta mengembangkan lebih banyak variasi produk pangan bernilai ekonomi. Bunga telang selama ini menjadi salah satu komoditas khas yang dikembangkan masyarakat Desa Adiluhur. Komoditas tersebut dapat diolah menjadi berbagai produk kreatif, seperti minuman herbal, teh bunga telang, bahan pewarna alami, serta aneka produk makanan dan minuman lainnya.

Selain teknologi pengolahan pangan, pengembangan platform digital menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan promosi dan pemasaran produk desa. Melalui website tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya bergantung pada penjualan secara langsung, tetapi juga mampu memperkenalkan produk dan potensi wisata Desa Adiluhur kepada konsumen yang lebih luas.

Desa Wisata Adiluhur dikenal memiliki beragam potensi wisata berbasis masyarakat, mulai dari agrowisata, edukasi bahasa Inggris, wisata reptil, seni budaya, hingga kuliner berbahan tanaman telang. Desa ini juga telah ditetapkan sebagai desa wisata kategori maju dan menjadi salah satu destinasi wisata edukatif di Kabupaten Kebumen.

Penyerahan teknologi tepat guna ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari pendampingan berkelanjutan. Masyarakat akan didorong agar mampu mengoperasikan, merawat, dan memanfaatkan teknologi tersebut secara mandiri untuk meningkatkan produktivitas dan nilai jual produk lokal.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, kelompok masyarakat, dan mahasiswa tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi desa. Pengembangan produk pangan lokal perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas pengelola wisata dan pemanfaatan teknologi digital.

Melalui program ini, Telkom University Purwokerto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan hasil pendidikan, penelitian, dan inovasi yang dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat. Program tersebut sekaligus mendukung terwujudnya Desa Wisata Adiluhur yang lebih mandiri, berdaya saing, berkelanjutan, dan mampu memperluas jangkauan pasarnya hingga tingkat nasional maupun internasional. (Novanda Alim Setya Nugraha - Sekretaris FK Desa Wisata Jawa Tengah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....