Perkembangan Teknologi SMPS di Indonesia Dorong Efisiensi Sistem Kelistrikan

  • 22 Jun 2026 11:40 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Penggunaan teknologi Switch Mode Power Supply (SMPS) di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan perangkat elektronik yang lebih hemat energi dan efisien. SMPS merupakan sistem catu daya yang banyak digunakan pada komputer, televisi, lampu LED, peralatan industri, hingga perangkat telekomunikasi karena memiliki tingkat efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan catu daya konvensional berbasis transformator linear.

Menurut penelitian Mochammad Facta dan Agung Nugroho (2018) dari Universitas Diponegoro, SMPS mampu mencapai efisiensi daya di atas 80 persen sehingga dapat mengurangi kehilangan energi selama proses konversi listrik. Perkembangan industri elektronik dalam negeri juga mendorong meningkatnya penggunaan SMPS pada berbagai produk.

Penelitian Muhammad Rif'an, Hermawan, dan Rony Seto Wibowo (2020) dalam Jurnal Teknik Elektro menyebutkan bahwa SMPS semakin banyak diterapkan pada sistem kontrol industri dan perangkat otomatisasi karena ukurannya lebih ringkas, ringan, serta mampu bekerja pada rentang tegangan yang luas. Selain sektor industri, teknologi SMPS juga berperan penting dalam pengembangan energi terbarukan.

Penelitian Bambang Winardi dan Trias Andromeda (2019) menunjukkan bahwa SMPS banyak digunakan pada sistem panel surya dan pengisian baterai karena mampu mengatur tegangan keluaran secara stabil dengan efisiensi tinggi. Kemampuan tersebut membuat sistem pembangkit energi terbarukan menjadi lebih andal dan ekonomis.

Meski demikian, para peneliti menilai masih terdapat tantangan dalam pengembangan SMPS di Indonesia, terutama terkait kualitas komponen, gangguan elektromagnetik (EMI), dan ketergantungan pada komponen impor. Menurut penelitian Darmawan Hidayat dan Dwi Prasetyo (2021), peningkatan riset dan pengembangan di bidang elektronika daya diperlukan untuk menghasilkan SMPS yang lebih efisien, aman, dan sesuai dengan kebutuhan industri nasional.

Ke depan, penggunaan SMPS diperkirakan akan terus meningkat seiring pertumbuhan industri elektronik, kendaraan listrik, dan energi terbarukan di Indonesia. Para akademisi dan pelaku industri berharap kolaborasi penelitian dan inovasi teknologi dapat memperkuat kemandirian nasional dalam pengembangan sistem catu daya modern yang efisien dan ramah lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....