UIN Saizu Terjunkan 268 Mahasiswa KKN Angkatan 57

  • 11 Jan 2026 12:23 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Rektor Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof. Ridwan secara resmi melepas 268 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-57, Sabtu (10/1/2026) pagi. Pelepasan berlangsung di halaman depan Rektorat UIN Saizu Purwokerto.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor I Prof. Suwito, jajaran pimpinan universitas, unsur Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), para wakil dekan, dosen pembimbing lapangan, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan. Sejak pukul 08.00 WIB, ratusan mahasiswa tampak memadati lokasi dengan mengenakan jas almamater UIN Saizu.

KKN Angkatan ke-57 mengusung tema “Saizu Memberdaya: Menguatkan Umat, Menghijaukan Lingkungan, dan Menggerakkan Ekonomi” sebagai landasan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Sekretaris LPPM UIN Saizu, Dr. Toifur, yang mewakili Ketua LPPM Prof. Ansori, menjelaskan bahwa seluruh peserta KKN akan ditempatkan di Kabupaten Purbalingga. “KKN Angkatan ke-57 diikuti 268 mahasiswa dan dilaksanakan di dua kecamatan, yakni Kalimanah dan Padamara. Pelepasan hari ini bersifat simbolik, sedangkan serah terima resmi akan dilakukan Senin pagi di Pendopo Kabupaten Purbalingga,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum diterjunkan ke desa, mahasiswa telah mengikuti Workshop Pemberdayaan Masyarakat pada Selasa, 6 Januari 2026, sebagai bekal konseptual dan teknis pelaksanaan KKN.

Dalam arahannya, Rektor UIN Saizu Prof. Ridwan menegaskan bahwa KKN merupakan bagian tak terpisahkan dari proses akademik mahasiswa sekaligus wujud nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat. “KKN bukan sekadar pengabdian, tetapi juga proses akademik. Mahasiswa membawa ilmu dari bangku kuliah untuk dipraktikkan langsung di tengah masyarakat,” katanya.

Menurut Prof. Ridwan, KKN menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas diri, memahami persoalan sosial, serta menemukan inspirasi akademik, termasuk untuk riset dan penyusunan skripsi.

“Masyarakat adalah universitas yang sesungguhnya. Dari sanalah mahasiswa belajar dan menemukan persoalan yang relevan secara akademik,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya kerja tim selama KKN berlangsung. Keberhasilan program, menurutnya, ditentukan oleh soliditas dan kolaborasi antaranggota kelompok. “Tidak ada superman dalam KKN, yang ada adalah super tim. Kebersamaan dan komunikasi yang baik menjadi kunci agar program benar-benar berdampak,” tegasnya.

Selain itu, mahasiswa didorong membangun jejaring dengan berbagai unsur di desa, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga majelis taklim, agar program KKN selaras dengan kebutuhan warga.

Pelepasan KKN 57 ditandai secara simbolik dengan pelepasan burung oleh Rektor UIN Saizu bersama para dekan dan dosen pembimbing lapangan, dilanjutkan doa yang dipimpin Rahman Afandi.

Program KKN Angkatan ke-57 UIN Saizu Purwokerto dijadwalkan berlangsung selama 40 hari, mulai 12 Januari hingga 20 Februari 2026. Melalui kegiatan ini, UIN Saizu menegaskan komitmennya menghadirkan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....