"Arah Pulang" Catatan Perjalanan Hidup dan Proses Bertumbuh

  • 16 Jun 2026 14:27 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Perjalanan hidup yang penuh kehilangan dan proses pencarian makna menjadi inspirasi bagi Ana Aenita untuk menulis buku perdananya berjudul "Arah Pulang". Buku tersebut merangkum catatan perjalanan hidup Ana selama lima tahun, mulai dari usia 20 hingga 25 tahun.

Di dalam buku ini, Ana membagikan berbagai pengalaman, refleksi, dan proses bertumbuh yang ia jalani sejak tahun 2020 hingga 2025. Judul Arah Pulang dipilih sebagai representasi dari perjalanan menemukan kembali tujuan hidup setelah kehilangan kedua orang tuanya.

“Arah pulang itu sebenarnya berangkat dari perjalanan hidup saya setelah kehilangan kedua orang tua. Saat itu saya sering bertanya, saya akan pulang ke mana. Proses menemukan jawabannya pun masih terus berjalan. Dari situlah akhirnya buku ini saya beri judul Arah Pulang,” ujar Ana, dalam siaran Apresiasi Seni dan Sastra Pro 2 RRI Purwokerto.

Proses penyusunan buku tersebut memakan waktu sekitar satu tahun. Tantangan terbesarnya bukan terletak pada proses menulis, melainkan keberanian untuk kembali membuka kenangan dan menghadapi luka yang pernah dialami. Namun, penulis memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai ruang untuk menerima diri dan terus bertumbuh.

Buku Arah Pulang juga menjadi persembahan khusus bagi mendiang ibundanya. Salah satu bagian yang paling berkesan bagi Ana adalah ketika ia menemukan kembali catatan lama yang ditulis sang ibu saat dirinya pertama kali merantau.

Melalui buku ini, Ana ingin mengajak pembaca untuk berani merayakan setiap proses kehidupan, termasuk duka dan kehilangan. Menurutnya, setiap orang memiliki perjalanan pulangnya masing-masing, dan dari setiap luka selalu ada kesempatan untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih kuat. (Dwinanda)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....