Komunitas Rajut BI Corner Purwokerto Wadahi Kreativitas Lintas Generasi
- 17 Sep 2026 13:43 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Komunitas Rajut BI Corner Purwokerto menjadi wadah kreatif bagi para pecinta seni rajut daerah. Komunitas ini menghimpun puluhan anggota dari berbagai latar belakang usia.
Kehadiran komunitas ini bermula dari hobi yang sama antaranggota. Seiring berjalannya waktu, komunikasi dari mulut ke mulut membuat keanggotaan kian berkembang.
Salah satu anggota komunitas, Eni, menjelaskan awal mula terbentuknya kelompok tersebut. Ia menyebut komunitas ini tumbuh dari semangat kebersamaan dan kegemaran merajut.
"Awalnya dari hobi dan pertemanan, lalu berkembang dari mulut ke mulut. Sekarang anggotanya makin banyak dan aktif ikut pameran," ujar Eni saat ditemui di Festival Literasi Banyumas 2026.

Rentang usia para anggota dalam komunitas ini terbilang sangat beragam. Anggota yang bergabung tercatat mulai dari usia 30 hingga hampir 80 tahun.
Komunitas ini juga terbuka lebar bagi generasi muda yang ingin belajar merajut. Anggota komunitas lainnya, Nana, menegaskan kebebasan batasan umur untuk bergabung.
"Sebenarnya tidak ada batasan usia untuk bergabung di sini. Kita sangat terbuka kalau ada generasi muda yang mau belajar merajut," kata Nana.
Komunitas ini rutin menyelenggarakan pertemuan dan pelatihan berkala setiap bulan. Dalam setiap pertemuan, para anggota selalu menggarap proyek kerajinan tangan bersama.
Ragam produk yang dihasilkan antara lain baju, tas, rompi, hingga taplak meja. Selain pakaian, mereka juga membuat berbagai pernak-pernik seperti gantungan kunci dan tempat tisu.
Kreativitas anggota juga terwujud dalam bentuk karya miniatur hiasan unik. Mereka mampu membuat replika tumpeng, kue ulang tahun, serta buah-buahan dari benang rajut.
Karya dari Komunitas Rajut BI Corner telah berhasil menembus tingkat nasional. Tiga anggotanya sukses masuk sepuluh besar dalam ajang festival payung rajut di Solo.
Melalui kegiatan rutin, komunitas ini berharap dapat merangkul lebih banyak anak muda. Seni rajut diharapkan terus lestari sekaligus menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. (Devi Izzati Putri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....