Praktisi Keuangan Dorong Pelaku UMKM Mulai Menggaji Diri Sendiri
- 04 Jul 2026 14:12 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) didorong mulai menggaji diri sendiri sebagai bagian dari pengelolaan keuangan yang sehat. Langkah tersebut dinilai penting agar pemilik usaha dapat mengetahui kondisi keuntungan bisnis secara riil sekaligus memisahkan kebutuhan pribadi dari keuangan usaha.
Praktisi Tax and Finance, Cindhita Mahardika, mengatakan menggaji diri sendiri merupakan alokasi pendapatan usaha yang memang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pribadi pemilik bisnis. Menurutnya, anggaran tersebut sebaiknya ditentukan sejak awal dan disesuaikan dengan kemampuan usaha.
"Menggaji diri sendiri itu berarti kita mengalokasikan secara spesifik sebagian pendapatan dari usaha memang untuk keperluan pribadi. Jadi, itu sesuatu yang harus dialokasikan di awal dan ditakar," kata Cindhi dalam program Jaga Malam Pro 2 RRI Purwokerto.
Ia menjelaskan masih banyak pelaku usaha yang mengira bisnisnya menghasilkan keuntungan hanya karena arus kas tetap tersedia. Padahal, uang yang berada di rekening usaha belum tentu merupakan laba karena masih bercampur dengan modal, biaya operasional, maupun dana pinjaman.
Menurut Cindhi, keuntungan usaha baru dapat diketahui setelah seluruh pendapatan dikurangi harga pokok penjualan dan biaya operasional. Dengan mengetahui laba bersih, pelaku usaha dapat menentukan besaran gaji yang layak tanpa mengganggu keberlangsungan bisnis.
"Kalau secara sederhana, untung itu adalah omzet dikurangi harga pokok barang atau jasa, lalu dikurangi biaya operasional. Nah, sisanya itulah yang disebut laba bersih," ujarnya.
Cindhi menyarankan pemilik usaha mengambil gaji sekitar 30 hingga 60 persen dari laba bersih, bergantung pada kondisi usaha dan struktur kepemilikan modal. Menurutnya, sebagian keuntungan tetap perlu disisihkan untuk pengembangan usaha sehingga bisnis dapat terus bertumbuh.
"Kalau modalnya sendiri, ambil sekitar 30 persen dari laba itu sudah cukup aman. Sisanya bisa diputar kembali untuk ekspansi bisnis," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....