UMP Bantu UMKM Pesisir Naik Kelas lewat Branding dan Digital Marketing
- 26 Mei 2026 23:24 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Pelaku UMKM olahan ikan di kawasan pesisir Tambak Lorok, Semarang, mendapat pendampingan pemasaran digital dari tim dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung pada Senin (25/5/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat pesisir melalui peningkatan daya saing usaha.
Pendampingan dilakukan bersama UMKM Srikandi Cipta Bahari, kelompok usaha yang mengembangkan beragam produk olahan berbahan dasar ikan. Program ini difokuskan pada penguatan strategi pemasaran, inovasi kemasan, serta peningkatan kualitas produk agar lebih mampu menyesuaikan kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Tambak Lorok dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu perkampungan nelayan terbesar di Kota Semarang dengan potensi hasil perikanan yang melimpah. Meski demikian, pelaku usaha di kawasan tersebut masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya tarik produk.
Dalam sesi diskusi, perwakilan UMKM Srikandi Cipta Bahari, Rita, mengungkapkan bahwa produk olahan ikan yang mereka hasilkan memiliki kualitas rasa yang baik dan berpotensi bersaing di pasar yang lebih luas.
Namun, ketika mencoba menembus pasar modern maupun pusat oleh-oleh, mereka masih terkendala pada aspek kemasan yang dinilai kurang menarik dan belum mengikuti tren pasar saat ini.
Menanggapi hal tersebut, tim pengabdian UMP memberikan materi mengenai strategi peningkatan nilai tambah produk melalui inovasi kemasan, penguatan branding, serta pemanfaatan pemasaran digital sebagai sarana promosi yang lebih efektif.
Materi disampaikan oleh Dr. Sriyanto, M.Pd., dosen PGSD FKIP UMP, RD. Devy Citra Pratiwi, S.Pd., M.Or., dosen Ilmu Keolahragaan UMP, serta Indri Murniawaty, M.Pd., dari Universitas Negeri Semarang (Unnes).
Kegiatan juga melibatkan dua mahasiswa PGSD, Sella Dwinanda dan Sasmita Az’zahra, yang turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. Keterlibatan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) sekaligus bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat.
Dalam pemaparannya, Dr. Sriyanto menegaskan bahwa keberhasilan sebuah produk tidak hanya ditentukan oleh kualitas rasa, tetapi juga oleh kemasan, daya tahan produk, dan strategi pemasaran yang tepat.
“Produk yang baik perlu didukung dengan kemasan yang menarik, aman, dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, penting juga dilakukan kajian terkait daya tahan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, perlu dilakukan identifikasi lebih lanjut terhadap berbagai faktor yang memengaruhi umur simpan produk olahan ikan. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain penggunaan bahan pengawet yang aman sesuai standar pangan, pemilihan bahan kemasan yang tepat, hingga penerapan metode pengemasan modern.
Menurutnya, banyak produk pangan lokal yang mampu bertahan lebih lama karena didukung sistem pengemasan yang baik dan distribusi yang efektif. “UMKM pesisir perlu beradaptasi dengan perkembangan pasar melalui penguatan identitas produk serta optimalisasi pemasaran digital,” ucapnya.
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 15.00 WIB tersebut diikuti sekitar 14 peserta. Selama pendampingan, peserta tampak aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha olahan ikan.
Melalui kegiatan ini, tim pengabdian UMP berharap dapat menghasilkan rekomendasi yang tepat untuk pengembangan produk sekaligus memperkuat daya saing UMKM pesisir secara berkelanjutan.
Sebagai penutup, tim UMP menyerahkan cendera mata kepada UMKM Srikandi Cipta Bahari sebagai bentuk apresiasi dan simbol komitmen untuk terus menjalin kerja sama dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....