Catat Transaksi QRIS Terbanyak, 3 Pedagang Pasar Ramadan UMP 2026 Raih Penghargaan

  • 03 Apr 2026 21:21 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Sejumlah pedagang di Pasar Ramadan 2026 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil meraih penghargaan atas capaian transaksi digital tertinggi menggunakan QRIS. Apresiasi ini menjadi bukti bahwa pelaku UMKM semakin adaptif terhadap teknologi pembayaran non-tunai.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Purwokerto kepada tiga pedagang dengan transaksi QRIS terbanyak, yakni Yogi dari Basreng Sultan, Fina Herlinawati dari Fina Food, dan Rasono pedagang siomay.

Kepala Kantor Perwakilan BI Purwokerto, Christoveny, mengapresiasi semangat para pelaku usaha dalam memanfaatkan sistem pembayaran digital. Menurutnya, penggunaan QRIS tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendorong efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan.

“Penghargaan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendorong penggunaan QRIS secara lebih luas di masyarakat, khususnya di kalangan UMKM,” ujarnya dalam keterangan yang diterima RRI, Kamis (2/4/2026).

Salah satu penerima penghargaan, Fina Herlinawati, mengaku bersyukur atas capaian yang diraih. Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil UMP tersebut menuturkan, keberhasilannya tidak lepas dari kemudahan transaksi yang ditawarkan QRIS.

“Saya sangat senang. Ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha, meski harus membagi waktu antara produksi, promosi, dan menyelesaikan skripsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan QRIS sangat membantu dalam menarik minat pembeli, terutama di tengah tren masyarakat yang mulai beralih ke transaksi non-tunai. Selain itu, pencatatan keuangan juga menjadi lebih praktis karena seluruh transaksi terekam secara otomatis.

“Sekarang orang jarang membawa uang tunai. Dengan QRIS, pembayaran jadi lebih cepat dan mudah, cukup dengan scan,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor UMP, Prof. Dr. Jebul Suroso, menyampaikan bahwa capaian para pedagang tersebut turut mencerminkan tumbuhnya ekosistem ekonomi yang sehat di lingkungan kampus. Ia menegaskan, UMP berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan UMKM melalui berbagai program pembinaan dan pendampingan.

“UMP konsisten mendukung, memfasilitasi, dan membina UMKM agar dapat ‘naik kelas’ melalui pendampingan berkelanjutan,” kata Rektor.

Pasar Ramadan UMP 2026 sendiri tidak hanya menjadi pusat aktivitas masyarakat dalam berburu takjil, tetapi juga mampu mencatatkan nilai transaksi hingga miliaran rupiah. Capaian ini menunjukkan besarnya potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui sinergi antara kampus, pelaku usaha, dan lembaga keuangan.

Penghargaan yang diberikan diharapkan dapat memotivasi pelaku UMKM lainnya untuk semakin adaptif terhadap teknologi digital, sekaligus memperkuat daya saing usaha di era ekonomi modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....