Berawal dari Rp50 Ribu, Makyozi Kini Miliki Delapan Karyawan

  • 26 Mei 2026 12:12 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Perjalanan usaha makaroni keju Makyozi menjadi bukti bahwa sebuah usaha dapat berkembang meskipun dimulai dari modal yang sangat terbatas. Bermodalkan sekitar Rp50 ribu pada awal usaha, kini Makyozi telah berkembang dan mampu menyerap delapan tenaga kerja.

Owner Makyozi, Yoga Santoso, mengatakan usaha tersebut bermula dari ide sang istri yang mencoba membuat camilan makaroni keju dari rumah. Saat itu produksi masih dilakukan dalam skala kecil dengan peralatan sederhana dan pemasaran yang terbatas.

Menurut Yoga, dirinya awalnya tidak terlibat langsung dalam proses produksi. Namun karena memiliki pengalaman di bidang digital marketing, ia kemudian membantu memasarkan produk melalui media sosial dan platform marketplace.

"Modal awal kami sekitar Rp50 ribu. Waktu itu masih membeli bahan baku sedikit demi sedikit karena memang masih tahap mencoba dan melihat respons pasar," katanya saat menjadi narasumber dalam program UMKM Bicara Pro 1 RRI Purwokerto.

Seiring berjalannya waktu, penjualan terus meningkat dan produk Makyozi mulai dikenal konsumen dari berbagai daerah. Permintaan yang semakin banyak membuat pasangan suami istri tersebut mulai merekrut tenaga kerja tambahan untuk membantu proses produksi.

Yoga menjelaskan pada awal usaha seluruh proses produksi hanya dilakukan oleh dirinya dan sang istri. Namun setelah mengikuti berbagai pelatihan UMKM dan melihat peluang pasar yang semakin besar, ia memutuskan menambah jumlah pekerja agar usaha dapat berkembang lebih cepat.

Saat ini Makyozi telah memiliki delapan karyawan yang sebagian besar berasal dari lingkungan sekitar tempat usaha. Kehadiran usaha tersebut tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.

"Kami berusaha memberdayakan masyarakat sekitar. Alhamdulillah sekarang sudah ada delapan karyawan yang ikut tumbuh bersama usaha ini," ujarnya.

Ia menilai UMKM memiliki peran besar dalam mendukung perekonomian daerah karena mampu menyerap tenaga kerja secara langsung. Oleh karena itu, Yoga berharap semakin banyak masyarakat yang berani memulai usaha meskipun dengan modal yang terbatas.

"Kalau punya cita-cita membangun usaha, jangan takut memulai. Semua usaha pasti butuh proses dan tidak ada yang langsung berhasil dalam waktu singkat," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....