Menjelang Lebaran 2026, Kue Kering Mocaf Asal Banjarnegara Laris Manis

  • 24 Feb 2026 14:24 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara - Menjelang Lebaran 2026, pesanan kue kering berbahan dasar tepung mocaf di Banjarnegara mengalami peningkatan signifikan. Kue kering yang sekilas tampak seperti nastar dan kastengel pada umumnya ini ternyata tak menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama.

Adalah Arin Listya Apriani, seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Sokanandi, Kecamatan Banjarnegara, yang memanfaatkan tepung mocaf atau tepung singkong sebagai bahan dasar aneka kue kering dan brownies buatannya.

Berbekal kreativitas dan ketelatenan, Arin mengolah tepung mocaf menjadi beragam produk, mulai dari nastar, kastengel, hingga brownies dengan cita rasa yang tak kalah dari kue berbahan terigu.

Arin mengaku sengaja memilih tepung mocaf karena dinilai lebih sehat. Selain bebas gluten, tepung ini juga aman dikonsumsi bagi mereka yang memiliki alergi gluten.

“Karena mocaf itu bebas gluten, jadi lebih aman buat yang alergi. Rasanya juga tetap enak, nggak kalah sama terigu,” ujar Arin.

Tepung mocaf memang tidak mengandung protein gluten yang dapat memicu alergi bagi sebagian orang. Tak heran, produk kue buatannya kini semakin diminati pasar.

Pesanan tak hanya datang dari wilayah Banjarnegara saja, tetapi juga dari sejumlah kota besar seperti Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya. Seluruh proses pemasaran dilakukan melalui media sosial.

Untuk satu bungkus kue, Arin membanderol harga mulai Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu, tergantung ukuran dan jenis produk. Dari usaha rumahan tersebut, ia mampu meraih omzet rata-rata antara Rp 6 juta hingga Rp 10 juta per bulan.

Menjelang Lebaran, permintaan meningkat tajam. Arin bahkan menaikkan kapasitas produksi hingga empat kali lipat untuk memenuhi pesanan khusus Hari Raya. Kue kering berbahan mocaf ini pun banyak diburu sebagai bingkisan Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....