Lampu Hias Bambu Banyak Diminati di Purwokerto
- 08 Sep 2025 14:26 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Minat masyarakat terhadap dekorasi ramah lingkungan kian meningkat, seiring tumbuhnya kesadaran untuk menggunakan produk berbahan alami. Salah satu produk yang digemari adalah lampu hias dari bambu buatan perajin lokal di Purwokerto.
Rizky (25), seorang karyawan pengrajin lampu hias bambu di Purwokerto mengungkapkan bahwa pemilihan bambu sebagai bahan utama karena keunikannya serta kekuatannya yang lebih baik jika dibandingkan kayu. Ia juga menyebut bambu ramah lingkungan dan bernilai estetika tinggi.
“Bambu itu seratnya unik, teksturnya lebih kuat daripada kayu, dan lebih ramah lingkungan daripada plastik,” ujarnya, Senin (08/09/2025).
Ia juga menegaskan, bahan baku bambu yang digunakan didatangkan langsung dari Kroya, Cilacap, untuk menjaga kualitas produk. Selain itu, pihak pengrajin berkomitmen mengelola limbah dengan baik maupun tidak membuang limbah secara sembarangan.
Mengenai kualitas, Rizky mengungkapkan lampu hias dengan model anyaman rata-rata dapat bertahan hingga dua sampai tiga tahun, Sementara untuk model yang menggunakan tambahan lapisan dempul, daya tahannya lebih lama, bahkan bisa mencapai lima tahun. Lampu hias bambu yang ia buat dijual dengan harga mulai dari Rp 100 ribu hingga jutaan rupiah.
“Kalau anyaman biasanya dua sampai tiga tahun, tapi kalau pakai dempul bisa sampai lima tahun, karena lebih rapat menutup pori-pori bambu,” ujarnya.
Rizky berharap usahanya bisa terus berkembang, dengan model-model baru yang lebih beragam, serta semakin banyak masyarakat yang mencintai produk ramah lingkungan. Ia juga ingin memberikan semangat kepada para pengrajin lain agar terus berinovasi memanfaatkan bambu sebagai material utama dalam karya seni. (Cikita)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....