Melihat Seniman Kaligrafi di Desa Beji
- 05 Sep 2025 15:57 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas : Seniman kaligrafi khususnya di Desa Beji, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, terus tumbuh menjadi salah satu wujud ekspresi budaya islami. Melalui goresan tinta dan perpaduan warna, kaligrafi bukan hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga sarana penyampaian pesan moral dan dakwah.
Salah seorang seniman kaligrafi, Tamami (56), pada kamis (4/09/2025) menuturkan, dirinya mulai menekuni seni ini sejak tahun 2020. Karya yang dihasilkan tidak hanya ditunjukan untuk kebutuhan komersial, tetapi juga menjadi media memperkenalkan nilai-nilai islam kepada masyarakat luas.
“ Kalau kaligrafi awal tahun 2020, dan saya belajar kaligrafi di lampung bersama guru saya. Kalau saya memang tujuannya satu ke situ, di satu sisi juga untuk nilai komersial juga ada dakwah, yang menyampaikan sesuatu dengan seni,”Ujarnya.
Tamami menambahkan, jenis tulisan yang kerap digunakanadalah knot nasri dan sulus. Keduanya umum dipakai dalam penulisan Al-Quran maupun ornamen masjid, karena memiliki nilai estetika yang tinggi sekaligus menjaga kaidah penulisan huruf arab.
“ untuk tulisan kita mengikut kepada turki, itu goresan khotdan sulusnya bagus kalo nasri kebanyakan dipakai di Indonesia, itu tulisan untuk di dalam Al-quran. Cuma untuk melengkapi kadang-kadang untuk ornament atau hiasan di masjid,”Tambahnya.
Untuk kedepannya, seniman kaligrafi di Banyumas berharap adanya pasar seni atau galeri khusus, sebagai wadah untuk menampilkan karya seni. Dengan begitu, komunitas seni dapat lebih berkembang sekaligus memiliki ruang untuk tetap berekspresi.(Elvin Saputra).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....