Bijak Kelola Keuangan Keluarga untuk Masa Depan

  • 15 Jul 2025 11:37 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Purwokerto: Pengelolaan keuangan keluarga bukan sekadar mencatat pemasukan dan pengeluaran, melainkan kunci penting untuk menciptakan rumah tangga yang sehat secara finansial. Penelitian menunjukkan bahwa keluarga dengan perencanaan keuangan yang baik memiliki tingkat stres lebih rendah dan kehidupan yang lebih stabil.

Menurut jurnal *Akuntabilitas* dari Universitas Islam Balitar (2023), perencanaan keuangan keluarga idealnya dibagi menjadi tiga bagian utama: pengeluaran rutin, tabungan, dan investasi. Di samping itu, komunikasi keuangan yang terbuka antara pasangan juga berperan besar dalam keharmonisan rumah tangga (ejournal.unisbablitar.ac.id)

Studi dari *Jurnal Parikesit* Universitas Gadjah Mada menyebutkan bahwa program literasi keuangan berbasis komunitas seperti PKK dapat secara signifikan meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengelola anggaran keluarga (jurnal.ugm.ac.id). Selain itu, penelitian *Journal of Human Values* menyatakan bahwa anak-anak yang belajar soal keuangan sejak dini dari orang tuanya cenderung memiliki perilaku keuangan yang sehat saat dewasa, seperti menabung dan berinvestasi secara bijak (journals.sagepub.com).

Jurnal *Burangrang* STKIP Al Badar (2024) merinci enam strategi utama dalam mengelola keuangan keluarga yaitu menyusun anggaran terstruktur, mencatat pengeluaran, mengelola utang, menyiapkan dana darurat, berinvestasi, dan mengevaluasi pengeluaran secara berkala (journal.albadar.ac.id).

Literasi digital juga berperan. Dalam *J-LAS Journal*, ibu rumah tangga yang memiliki keterampilan digital cenderung lebih bijak dalam menggunakan layanan keuangan berbasis aplikasi, seperti e-wallet dan platform investasi. Sebaliknya, kurangnya literasi digital dapat memicu utang impulsif atau terjebak penipuan online (j-las.lemkomindo.org).

Sebagai panduan praktis, para ahli menyarankan keluarga untuk membuat anggaran bulanan realistis, menyisihkan 10–20% pendapatan untuk menabung atau investasi, menyiapkan dana darurat setara 3–6 bulan pengeluaran, dan melibatkan semua anggota keluarga dalam diskusi keuangan.

Dengan manajemen keuangan yang tepat, keluarga tak hanya bisa memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga mempersiapkan masa depan yang lebih tenang, stabil, dan bebas dari tekanan finansial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....