Bisnis Minuman Keliling: Peluang Menjanjikan dan Tantangan Nyata

  • 17 Apr 2026 08:56 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Kreativitas dalam dunia usaha terus berkembang, termasuk dalam bisnis minuman. Salah satu konsep yang menarik hadir di Purwokerto melalui Kimu, usaha minuman keliling yang menggunakan sepeda listrik untuk menjangkau konsumen di tengah kota.

Dalam program Young Entrepreneur Pro 2 RRI Purwokerto bersama Irwan Ansi yang membahas tema tentang dunia bisnis, yaitu "Prospek Bisnis dan Kemitraan Kopi Keliling".

Irwan Ansi merintis bisnis minuman Kimu yang tidak hanya praktis, tetapi juga menyegarkan. Berbeda dari kebanyakan usaha minuman kopi, Kimu menjadikan teh sebagai produk utama. Menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari thai tea, jasmine tea, hingga varian lain seperti choco royal dan hazelnut.

Meski berbasis teh, Kimu tetap menyediakan kopi bagi pelanggan. Menurut Irwan, teh dan kopi masih menjadi minuman favorit banyak kalangan. Hal inilah yang membuat peluang bisnis minuman keliling masih terbuka lebar karena dapat dinikmati oleh berbagai usia dan lapisan masyarakat.

"Kalau bicara potensi, tentu ada, karena sampai hari ini teh dan kopi ini adalah minuman favorit ya siapa pun dapat meminum, jadi potensinya amat besar," ungkapnya.

Namun, potensi besar tersebut juga datang bersama tantangan. Salah satu hambatan utama dalam bisnis minuman keliling adalah cuaca. Karena beroperasi di luar ruangan, hujan menjadi kendala yang memengaruhi mobilitas penjualan serta kenyamanan dalam melayani pelanggan di lapangan.

Selain cuaca, tantangan lainnya adalah operasional, terutama dalam hal teknologi pangan. Bagaimana minuman yang dipasarkan tersebut bisa bertahan lebih dari tiga hari, sebab merupakan produk jadi, kemudian dibawa keliling, terkena suhu ruang, sinar matahari, dan hal lain sebagainya. Hal tersebutlah yang menjadi tantangan besar di balik potensi besar.

"Tantangan paling umum cuaca, kita di lapangan kan keliling, hujan ini menjadi salah satu tantangan yang cukup menantang dan operasional. Tentang teknologi pangannya, bagaimana minuman ini agar bisa bertahan lebih dari 3 hari, karena kan kita produksi ya, udah jadi, lalu kita bawa keliling, itu kena suhu ruang, kena sinar matahari dan lain sebagai hal," jelas Irwan.

Bisnis minuman keliling dapat menjadi peluang usaha yang menjajikan karen aminuman teh dan kopi memiliki pasar yang luas. Inovasi Kimu dengan sepeda listrik menghadirkan konsep penjualan yang praktis sekaligus berbeda. Namun, di balik peluang tersebut, cuaca dan daya tahan produk menjadi tantangan yang harus dihadapi pelaku usaha. (Helmalia)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....