Banyumas Tata Ulang SOTK, 159 Pejabat Dilantik
- 01 Jan 2026 21:51 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Sebagai upaya strategis untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus mempercepat laju pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Banyumas menata ulang kelembagaan melalui penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Pejabat Administrasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Kamis (1/1/2026), di Pendopo Si Panji Purwokerto.
Bupati Sadewo menegaskan bahwa perubahan SOTK dilakukan melalui kajian yang matang dengan mempertimbangkan regulasi, kebutuhan organisasi, serta dinamika tuntutan pelayanan publik yang kian kompleks. Ia menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas, tanggung jawab, dan kerja nyata dalam melayani masyarakat.
"Penataan organisasi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan ikhtiar bersama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien. Tujuan akhirnya jelas, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah,” kata Sadewo.
Sadewo juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi yang diemban tanpa menunda. Ia mendorong terbentuknya ritme kerja baru yang lebih cepat dan adaptif, dengan meninggalkan pola kerja lama yang dinilai berbelit dan tidak responsif terhadap kebutuhan zaman.
Baca juga: Tahun Baru, Koridor 4 Trans Banyumas Resmi Beroperasi
"Jadilah peminpin yang lincah agar organisasi mampu merespons persoalan dengan cepat dan progresif dalam mengejar target pembangunan dengan berkolaborasi total dan menghapus sekat-sekat ekosektoral antarperangkat daerah sehingga pembangunan berjalan dalam satu irama yang saling melengkapi," tuturnya.
Penataan kelembagaan ini, lanjut Sadewo, juga diarahkan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program strategis Bupati dan Wakil Bupati Ia mewajibkan seluruh perangkat daerah menjadikan program strategis tersebut sebagai kompas dalam merumuskan kebijakan dan melaksanakan kegiatan
Ia pun berpesan agar Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru dilantik mampu tampil sebagai pemimpin sekaligus teladan dalam membangun budaya kerja profesional dan berorientasi hasil. Sementara, pejabat administrasi diharapkan menjadi motor penggerak organisasi agar seluruh program berjalan sesuai rencana.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BKPSDM Kabupaten Banyumas Eko Prijanto menjelaskan bahwa pelantikan kali ini mencakup 159 pejabat dari berbagai jenjang, terdiri atas 11 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) eselon II, serta 148 pejabat Administrator eselon III dan Pengawas eselon IV.
Baca juga: Dongkrak PAD, Banyumas Perluas Akses Layanan PKB
Menurut Eko, pergeseran jabatan didominasi oleh penugasan baru bagi pejabat lama sebagai konsekuensi perubahan SOTK, disertai rotasi dan promosi jabatan.
Salah satu posisi strategis yang terisi dalam pelantikan tersebut adalah jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah yang kini resmi dijabat oleh Sugeng Amin, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Satpol PP.
Selain itu, terdapat sejumlah penyesuaian dalam struktur baru, termasuk penggabungan Dinas Kesehatan secara administratif dengan RSUD Ajibarang dan RSUD Banyumas, tanpa mengubah eselonisasi yang ada. Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Krisianto ditugaskan sebagai Kasatpol PP Banyumas menggantikan Sugeng Amin.
Namun demikian, masih terdapat jabatan yang belum terisi, yakni Kepala Dinas Sosial, menyusul penggabungan sebelumnya dengan urusan pemberdayaan masyarakat dan desa (permasdes). Menanggapi hal tersebut, Eko Prijanto menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah mengkaji langkah lanjutan untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.
“Bapak Bupati nantinya akan mempertimbangkan apakah akan dilakukan seleksi terbuka atau melalui mekanisme mutasi terlebih dahulu,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....