Tiga Layanan Utama Rumah Singgah Banyumas untuk PGOT

  • 26 Des 2025 22:59 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Kabupaten Banyumas kini memiliki rumah singgah pelayanan sosial yang dirancang sebagai pusat rehabilitasi terpadu bagi Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT). Fasilitas tersebut diresmikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen bersama Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dan Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti di Jalan Kertawibawa, Desa Pasir Lor, Kecamatan Karanglewas, Selasa (23/12/2025).

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, kehadiran rumah singgah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan layanan rehabilitasi sosial yang mudah diakses, cepat, dan responsif bagi masyarakat yang mengalami permasalahan sosial, terutama mereka yang berada dalam kondisi darurat dan kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi.

Menurutnya, rumah singgah Kabupaten Banyumas memiliki tiga layanan utama yang saling terintegrasi. Layanan pertama adalah layanan data dan pengaduan, yakni pelayanan pengusulan data terpadu untuk memperoleh program perlindungan dan bantuan sosial.

Layanan kedua berupa layanan kedaruratan yang difokuskan pada penanganan segera bagi penerima layanan dasar yang membutuhkan pertolongan cepat. Sementara layanan ketiga adalah pemenuhan kebutuhan dasar, meliputi penyediaan makanan, sandang, alat bantu, bimbingan fisik, mental, spiritual, dan sosial, serta fasilitasi rujukan ke lembaga atau instansi terkait sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Baca juga: Banyumas Resmi Miliki Rumah Singgah untuk PGOT

“Dengan berbagai layanan tersebut, rumah singgah diharapkan tidak hanya menjadi tempat persinggahan sementara, tetapi benar-benar menjadi ruang pemulihan sosial, tempat membangun kembali harapan, martabat, dan masa depan bagi para penerima layanan,” ujar Sadewo.

Sadewo menambahkan, rumah singgah ini memanfaatkan gedung eks Kantor Pembantu Bupati Banyumas Wilayah Karanglewas yang telah direvitalisasi agar layak dan representatif sebagai pusat layanan rehabilitasi sosial. Pembangunannya dilaksanakan melalui sharing anggaran antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam menghadirkan rumah singgah bagi PGOT. Ia menyebut fasilitas tersebut memiliki kapasitas hingga 100 orang dan masih berpeluang dikembangkan ke depan.

Selain sebagai tempat layanan sosial, Taj Yasin berharap rumah singgah ini dapat berperan menjembatani proses reintegrasi sosial, termasuk memfasilitasi para penghuninya untuk kembali ke keluarganya masing-masing agar dapat menjalani kehidupan yang lebih layak dan berkelanjutan.

Baca juga: 85 Pejabat Administrasi dan Fungsional Banyumas Resmi Dilantik

“Rumah singgah ini diperlukan untuk mengkomunikasikan, menjembatani, supaya mereka itu bisa kembali ke keluarganya karena mereka untuk sembuh itu susah, sehingga ketika sudah sembuh harus bisa diterima, kalau tidak diterima itu bisa membuat stres lagi,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....