Lelah dan Tantangan Tak Menyurutkan Semangat Seniman Kuda Lumping
- 06 Sep 2026 15:36 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID,Purwokerto - Menjadi seniman kuda lumping bukanlah pekerjaan yang mudah. Di balik penampilan yang meriah dan menghibur penonton, para seniman harus menjalani berbagai proses, mulai dari latihan, mempersiapkan perlengkapan, hingga tampil dalam berbagai kesempatan.
Para seniman kuda lumping juga harus membagi waktu antara berkesenian dengan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari. Latihan yang menguras cukup tenaga serta perjalanan menuju lokasi pentas menjadi tantangan tersendiri, terlebih ketikka hingga malam hari.
Meski demikian rasa lelah dan berbagai tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat para seniman untuk terus berkesenian. Kecintaan terhadap kuda lumping dan keinginan untuk mempertahankan kesenian tradisional menjadi salah satu alasan mereka tetap bertahan.
Salah satu seniman kuda lumping Sapto mengatakan, menjadi bagian dari kelompok kesenian tersebut memberikan kebanggaan tersebdiri. Selain dapat menyalurkan hobi dan bakat, dirinya juga merasa ikut berperan dalam mengenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat, kususnya kepada para generasi muda,
"Kadang memang capai, apalagi setelah latihan atau pentas sampai malam. Tetapi karena sudah cinta dengan kesenian ini, rasa lelah bisa terbayarkan ketika melihat penonton menikmati pertunjukan kami," kata Sapto yang tampil pada Minggu (06/09/2026) di halaman Kantor RRI Purwokerto,.
Para seniman berharap kesenian kuda lumping tetap mendapat perhatian dan dukungan masyarakat. Mereka juga mengajak generasi muda untuk tidak malu mempelajari kesenian tradisional , sehingga keberadaan kuda lumping dapat terus lesatri dan menjadi bagian dari kekayaan budaya daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....