Lengger Bicara Jadi Upaya Modernisasi Seni Tradisional Banyumas

  • 27 Mei 2026 19:53 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Kegiatan Lengger Bicara menjadi ajang kolaborasi seni yang bertujuan mengenalkan kembali kesenian Lengger Banyumasan kepada generasi muda. Kegiatan ini hadir dari keresahan para seniman terhadap menurunnya minat masyarakat pada seni tradisional.

Lengger Bicara menggabungkan unsur tradisional dengan sentuhan modern agar lebih menarik tanpa menghilangkan nilai budaya yang sudah ada sejak lama. Konsep ini dinilai mampu membuat Lengger lebih relevan di kalangan anak muda.

“Tujuannya adalah bagaimana kita bisa mengemas Lengger ke dalam bentuk yang lebih modern, tapi tetap mempertahankan nilai tradisi dan pakem yang ada di dalamnya,” ujar Creative Director Lengger Bicara Muhammad Ridwan, Selasa (26/5/2026).

Inovasi tersebut mendapat respon positif dari masyarakat. Meski sempat diragukan oleh sebagian kalangan tua, namun dukungan mulai muncul setelah pertunjukan tetap mempertahankan unsur asli lengger.

Anak muda pun mulai menunjukkan ketertarikan terhadap kesenian tradisional ini. Mereka menilai Lengger kini tampil lebih menarik dan tidak membosankan.

“Anak muda sekarang malah jadi lebih antusias, mereka jadi tahu kalau Lengger itu tidak membosankan,” ucapnya.

Selain pertunjukan, Lengger Bicara juga menghadirkan workshop tari dan karawitan bagi pelajar. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan filosofi di balik gerakan tari Lengger kepada generasi muda.

Peserta workshop diajak memahami makna dalam setiap gerakan tari, seperti nilai kesabaran dan kelembutan. Edukasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian terhadap budaya lokal Banyumas.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya menonton, tapi juga paham filosofi di balik gerakan tarian Lengger,” tuturnya.

Penyelenggara mengakui bahwa menjaga keseimbangan antara inovasi dan pakem tradisi menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, setiap konsep pertunjukan selalu dikurasi bersama para maestro lengger.

Lengger Bicara juga direncanakan tampil di festival seni tingkat nasional sebagai upaya memperkenalkan budaya Banyumas ke panggung yang lebih luas. Tahun ini, event akan digelar pada 26 Juni 2026.

“Harapannya seni Lengger ini mampu beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan identitasnya sebagai warisan budaya asli Banyumas,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....