Pembukaan DCF 2026, Komitmen Jaga Budaya-Konservasi dan Kebangkitan Ekonomi

  • 29 Agt 2026 10:14 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas — Pagelaran budaya ikonik Dieng Culture Festival kembali terselenggara berkat konsistensi dan kerja keras penyelenggara serta dukungan penuh berbagai pihak. Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyampaikan bahwa kesuksesan festival yang telah berjalan selama lebih dari satu setengah dekade ini merupakan hasil inisiatif dan kerja keras Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa.

Hal tersebut disampaikan pada saat pembukaan Dieng Culture Festival ke-16 tahun 2026 di Kompleks Candi Arjuna, Dieng Banjarnegara, pada Jumat (28/8/2026).Bupati menambahkan, bahwa sejak tahun pertama hingga pelaksanaan yang ke-16 ini, DCF sepenuhnya diselenggarakan oleh Pokdarwis Dieng Pandawa.

Peran Pemkab Banjarnegara, lanjutnya, hadir untuk mendampingi, memberikan rasa aman, serta memastikan kenyamanan agar Pokdarwis Dieng Pandawa dapat terus leluasa mengembangkan kreativitas pengembangan pariwisata.

Salah satu hal yang konsisten dipertahankan hingga DCF ke-16 adalah komitmen menjaga marwah budaya.

Penyelenggara sengaja tidak mengandalkan bintang tamu atau artis papan atas untuk menarik massa, melainkan berfokus pada daya tarik budaya asli Pegunungan Dieng Banjarnegara agar para pengunjung benar-benar menikmati esensi budaya yang disajikan.

Tahun ini, perhelatan semakin semarak dengan digelarnya Festival Kopi Pegunungan Dieng. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen kuat Banjarnegara dalam mengusung isu lingkungan untuk menjadi Kabupaten Konservasi.

Prestasi gemilang juga turut dicatatkan oleh sektor kopi lokal Banjarnegara yang sukses meraih Juara 2 tingkat nasional untuk kategori Arabika dan Juara 3 tingkat nasional untuk kategori Robusta.

Bupati juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif yang kini berada di bawah satu payung Dinas Pariwisata. Sinergi ini terbukti mendatangkan manfaat ekonomi yang masif bagi masyarakat sekitar.

Berdasarkan rilis Bank Indonesia pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, multiplier effect atau perputaran uang di wilayah Banjarnegara selama event berlangsung mencapai angka kurang lebih Rp. 50 miliar.

Lebih jauh Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perbankan, BUMN, mitra sponsorship, serta para partisipan yang hadir. Ia berharap DCF terus menjadi ajang pelestarian budaya yang berkelanjutan serta membawa kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat Dataran Tinggi Dieng dan Kabupaten Banjarnegara. *** (mjp)..

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....