Workshop Residensi Teater Banyumas Dorong Regenerasi Seniman
- 28 Agt 2026 07:15 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata atau Dinporabudpar Kabupaten Banyumas melalui Bidang Kebudayaan menggelar Workshop Residensi Teater selama tiga hari, 26 hingga 28 Agustus 2026. Kegiatan yang diikuti 30 peserta tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sekaligus mendorong regenerasi pegiat seni teater di Banyumas.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinporabudpar. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari komunitas teater kampus, pegiat independen, hingga peserta yang sebelumnya pernah belajar seni di Bandung dan Yogyakarta.
Koordinator kegiatan, Irfan atau yang akrab disapa Iang mengatakan, residensi tersebut dirancang sebagai ruang pengayaan bagi pelaku teater yang telah memiliki dasar dan pengalaman. Kegiatan juga terbuka bagi masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap seni pertunjukan.
“Para peserta belajar bersama mengenai seluruh elemen pertunjukan teater, mulai dari keaktoran, tata rias dan busana atau wardrobe, penataan lampu atau lighting, hingga tata musik dramatis atau ear dope,” kata Iang.
Menurutnya, kegiatan residensi diharapkan dapat memantik peserta untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat. Peserta juga diharapkan mampu menghasilkan pertunjukan setelah rangkaian residensi berakhir.
Salah satu peserta, Arif Bagas Satria, mengapresiasi pelaksanaan residensi tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperdalam teknik pertunjukan yang belum banyak diperoleh pada tingkat dasar.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memperdalam teknik pertunjukan yang belum banyak digali di tingkat dasar, khususnya elemen pendukung panggung bersama para pemateri profesional,” ujar Arif.
Sementara itu, perkembangan ekosistem teater di Banyumas dan Purwokerto dinilai menghadapi tantangan. Aktivitas teater saat ini disebut tidak seaktif sekitar 2015 dan lebih banyak didominasi oleh kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa atau UKM di perguruan tinggi.
Melalui Workshop Residensi Teater, penguatan kapasitas pelaku seni diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk menghidupkan kembali ekosistem teater di Banyumas. Kegiatan tersebut juga diharapkan membuka ruang regenerasi sekaligus mendorong lahirnya pertunjukan teater yang lebih berkualitas. (Girinda Fatihu Risqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....