Festival Budaya Perkuat Banyumas sebagai Destinasi Wisata Budaya

  • 31 Jul 2026 09:17 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Beragam festival seni dan budaya yang rutin digelar sepanjang tahun dinilai semakin memperkuat posisi Banyumas sebagai destinasi wisata budaya. Selain menjadi ruang ekspresi bagi para seniman, penyelenggaraan festival juga berperan dalam melestarikan tradisi, menggerakkan ekonomi kreatif, dan memperkenalkan identitas budaya Banyumasan kepada masyarakat luas.

Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas, Djarot C. Setyoko, mengatakan Banyumas memiliki sedikitnya 12 festival seni budaya berskala nasional yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Menurutnya, kualitas penyelenggaraan festival di Banyumas telah memenuhi indikator sebagai kegiatan berskala nasional.

"Di Banyumas setidaknya ada dua belas festival seni budaya berskala nasional yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Hampir setiap bulan ada festival besar. Dari indikator penyelenggaraan, keterlibatan seniman, jumlah penonton hingga gaung publikasinya, festival-festival di Banyumas sudah berada pada level nasional. Karena itu kami berharap ada festival Banyumas yang dapat masuk dalam Kharisma Event Nusantara," kata Djarot.

Ia menilai keberadaan berbagai festival tersebut menunjukkan ekosistem kebudayaan di Banyumas terus berkembang. Masing-masing festival menghadirkan kekhasan tersendiri, mulai dari seni pertunjukan, tradisi masyarakat, hingga berbagai ekspresi budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Junaedi, mengatakan kualitas pertunjukan seni di Banyumas mampu bersaing dengan daerah lain yang selama ini dikenal sebagai destinasi wisata budaya. Menurutnya, keberlanjutan penyelenggaraan festival juga berpotensi menjadi penggerak industri kreatif bagi para pelaku seni.

"Saya sudah melihat sendratari di Yogyakarta maupun daerah lain. Tetapi sendratari di Kabupaten Banyumas sebetulnya tidak kalah seru dan tidak kalah menarik. Harapan kami, kegiatan-kegiatan budaya seperti ini terus diselenggarakan sehingga bisa menjadi industri kreatif yang menghidupi para seniman dan budayawan di Banyumas," ujar Junaedi.

Sementara itu, Camat Banyumas, Jakarta Tisam, mengatakan pemerintah telah menyusun kalender kegiatan budaya, baik untuk tingkat Kabupaten Banyumas maupun kawasan Kota Lama Banyumas. Agenda tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung sepanjang tahun.

"Kami memang sudah memiliki kalender event, baik kalender event Kabupaten Banyumas maupun Kota Lama Banyumas. Hampir setiap bulan ada kegiatan budaya. Kami mengajak masyarakat datang menyaksikan, karena saya yakin pengunjung akan puas dan ingin kembali lagi ke Banyumas," kata Jakarta Tisam.

Dengan penyelenggaraan festival yang berlangsung secara berkelanjutan, Banyumas diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya di tingkat nasional. Sinergi antara pemerintah, pelaku seni, dan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....