FIB Unsoed Dukung Pelestarian Budaya melalui Banyumas Ngibing
- 04 Mei 2026 10:08 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Banyumas Ngibing 2026 sebagai upaya pelestarian budaya daerah. Keterlibatan ini menjadi bagian dari komitmen FIB dalam menjaga dan mengembangkan kearifan lokal, khususnya seni tari tradisional Banyumas.
Dekan FIB Unsoed, Ely Triasih Rahayu, menyampaikan bahwa keikutsertaan fakultas dalam kegiatan tersebut sejalan dengan visi universitas yang mengedepankan kearifan lokal. Menurutnya, pelestarian budaya merupakan salah satu fokus utama FIB, baik dalam kegiatan akademik maupun penelitian dosen.
“Jadi kalau untuk kegiatan yang seperti ini, pasti Fakultas Ilmu Budaya terdepan. Karena FIB yang konsentrasi pada pelestarian budaya. Apalagi riset dosen kita itu memang salah satu konsentrasinya itu di pelestarian kearifan lokal. Karena kan itu visi universitas, visi fakultas, dan prodi kami,” ujar Ely saat diwawancarai RRI Purwokerto pada Sabtu (2/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa FIB turut ambil bagian sebagai penari dalam acara tersebut. Penari dari kalangan mahasiswa sebagian besar berasal dari UKM GEMA (Garasi Seni Mahasiswa) Fakultas Ilmu Budaya.
Lebih lanjut, Ely menyebut bahwa FIB secara konsisten terlibat dalam kegiatan Banyumas Ngibing setiap tahunnya. Hal ini tidak terlepas dari hubungan kemitraan antara FIB dengan penyelenggara acara, termasuk kolaborasi dengan komunitas seni tari tradisional Banyumas.
“Kebetulan direktur dari Banyumas Ngibing itu mitra Fakultas Ilmu Budaya. Kami ada program Summer Program untuk mahasiswa asing, kolaborasi dengan salah satunya komunitas tari tradisional Banyumas. Kebetulan Mas Rianto itu mitra kami. Jadi kalau beliau ada kegiatan budaya, pasti salah satu yang dihubungi adalah Fakultas Ilmu Budaya. Dan Fakultas Ilmu Budaya tidak pernah menolak karena memang itu sangat relevan dengan visi FIB,” ucap Ely.
Ely menambahkan bahwa kegiatan Banyumas Ngibing memiliki dampak positif dalam mendukung program pemerintah terkait pelestarian budaya daerah. Ia menilai kegiatan tersebut mampu memperkuat identitas budaya Banyumas yang memiliki ciri khas gerakan tari yang unik dan ikonik.
Dengan adanya kegiatan ini, FIB berharap dapat terus berkontribusi dalam menjaga warisan budaya bangsa. Selain itu, partisipasi aktif dalam kegiatan budaya diharapkan dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional di bidang kebudayaan. (Azra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....