Ribuan Warga Meriahkan Kirab Pusaka HUT Banyumas ke-455

  • 15 Feb 2026 14:04 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Ribuan warga Kabupaten Banyumas memadati ruas Jalan Jenderal Sudirman untuk menyaksikan prosesi Kirab Pusaka dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyumas ke-455, Minggu (15/2/2026). Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, terbukti karena mereka telah memadati lokasi sejak pukul 07.00 WIB.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, mengatakan bahwa pelaksanaan kirab pusaka tahun ini tidak memiliki perbedaan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, ia menekankan bahwa semangat dan komitmen seluruh elemen masyarakat serta pemerintah daerah terus mengalami peningkatan.

“Secara teknis hampir sama, baik dari susunan maupun pelaksanaannya. Yang berbeda adalah semangat kita yang semakin baik, serta komitmen untuk membawa Banyumas menjadi lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.

Ada empat pusaka kebesaran Banyumas yang dipertontonkan kepada warga. Keempat pusaka tersebut yaitu Tombak Kiai Genjring, Keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja, dan Keris Kiai Sempana Bener.

“Hari ini kita kirabkan pusaka-pusaka tersebut sebagai bagian dari tradisi. Di belakangnya juga diikuti pasukan dari Bupati, Wakil Bupati, anggota DPRD, kepala dinas, hingga perangkat desa yang semuanya turut berpartisipasi memeriahkan kegiatan,” ujarnya.

Momentum peringatan Hari Jadi Banyumas ke-455 ini juga menjadi ajang refleksi bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan. Pemerintah Kabupaten Banyumas menargetkan terwujudnya daerah yang produktif, adil, dan sejahtera melalui sinergi seluruh pihak.

Agus mengajak masyarakat untuk turut mendoakan dan mendukung program pembangunan yang tengah dijalankan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan visi tersebut tidak dapat dicapai tanpa partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat kerukunan sosial. Menurutnya, hal tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang harmonis dan berkelanjutan.

“Dengan menjaga lingkungan, memelihara kerukunan, dan berpartisipasi dalam pembangunan di berbagai sektor, kita bisa bersama-sama mewujudkan Banyumas yang kita cita-citakan,” katanya.

Kirab pusaka yang berlangsung khidmat dan meriah ini menjadi simbol pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas daerah. Tradisi ini diharapkan terus terjaga sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....