Usaha Kerajinan Buket: Peluang Bisnis yang Menjanjikan
- 26 Des 2025 08:31 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto : Usaha kerajinan buket adalah salah satu peluang bisnis yang menjanjikan dan kreatif. Dengan kemampuan membuat buket bunga yang unik dan menarik, Anda dapat menjual produk Anda kepada pelanggan yang mencari hadiah unik dan spesial.
Seperti pengalaman dari Tri Murniati sebagai pemilik Nona Cantik Craft, sebuah usaha kerajinan buket di Purwokerto. Usahanya bermula dari kegemaran membuat kerajinan tangan dari kain flanel.
Kegemaran Tri membuat kerajinan tangan menjadi peluang bisnis di kampus. Ia melihat adanya kebutuhan buket untuk penghargaan saat seminar proposal ataupun seminar hasil skripsi para mahasiswa.
Pada tahun 2017, Tri yang saat itu masih mahasiswa memutuskan untuk menjual buketnya ke sesama mahasiswa. Pelanggannya terus bertambah karena promosi mouth to mouth (mulut ke mulut).
Tri mengkombinasikan kain flanel dan jajan untuk buketnya. Menurutnya, kreasi buketnya saat itu masih seadanya karena keterbatasan bahan.
Tak patah semangat, Tri tetap melanjutkan usahanya dengan apa yang ada. Usahanya terus berkembang hingga ia memiliki beberapa toko offline di dekat kampus setempat.
Seiring berkembangnya media sosial dan market place, Tri memanfaatkan hal tersebut untuk mengembagkan bisnisnya. Berkat itu, pelanggannya tak hanya dari masyarakat setempat, tetapi juga dari Kalimantan, Sumatera, dan Bali.
Merintis sebuah bisnis tentu bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, pemilik Nona Cantik Craft menyarankan kepada perintis usaha lainnya untuk fokus menekuni satu bidang terlebih dahulu.
“Tekuni satu bidang dulu hingga ahli. Kalau sudah ahli, baru merambah ke bidang yang lain,” kata Tri dalam siaran Mozaik Indonesia RRI Purwokerto.
Tri juga menekankan pentingnya konsistensi, inovasi, dan kepercayaan pelanggan. Ia berpesan, agar tetap semangat, berusaha, inovatif karena merupakan perintis. Selain itu, jangan kolot atau enggan menerima hal-hal baru.
“Ayo berkembang bersama-sama, perluas pasar, kembangkan kreativitas, dan jaga kepercayaan pelanggan. Pengusaha harus terbuka terhadap masukan dari pelanggan agar pelanggan tidak kecewa,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....