Pentingnya Kolaborasi Multi Pihak Tingkatkan Minat Belajar Siswa
- 12 Des 2024 21:08 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Menjadi seorang guru tentunya memiliki tanggung jawab yang besar, karena guru adalah fasilitator bagi siswa dalam mencapai tujuan pendidikan nasional. Namun tidak jarang guru mendapatkan kesulitan dalam memecahkan masalah, baik itu masalah pembentukan karakter, pengembangan kompetensi maupun kemampuan siswa dalam merespon pembelajaran.
Marce Elisabeth Boling, seorang guru di UPTD SMPN 19 Kota Kupang, ketika dihubungi melalui via telepon, Kamis (12/11/2024) mengatakan saat ini kesadaran siswa dalam belajar sangat minim. Waktu belajar telah tersita dari berbagai problema dan perkembangan zaman.
“Perkembangan zaman, pengaruh gadget, pergaulan bebas, stylish dan lain sebagainya. Hal tersebut merupakan pengaruh yang besar dari minat belajar siswa,” katanya.
Salah satu upaya atau langkah yang perlu diambil para guru adalah memahami kondisi dan gaya belajar siswa dengan penerapan metode pembelajaran yang bervariasi, serta memberi penguatan positif bagi siswa, sehingga tidak menimbulkan stres atau tidak menimbulkan kecemasan dari siswa dalam menanggapi pembelajaran.
“Kita harus menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan mendidik, memberi materi pembelajaran yang esensial sesuai kebutuhan siswa. Yang terpenting adalah guru berupaya semaksimal mungkin agar ruang belajar di kelas selalu menyenangkan”, ujarnya.
Walaupun guru memiliki andil terbesar dalam meningkatkan minat belajar siswa. Peran guru tidak terlepas dari dukungan oleh pemerintah sebagai pemangku kepentingan. Guru juga membutuhkan kolaborasi dengan orang tua dalam meningkatkan minat belajar siswa.
“Tujuh hingga 8 jam siswa berada di sekolah, waktu selanjutnya ada di lingkungan keluarga dan juga masyarakat. Guru tidak bisa sendiri, saat ini guru butuh perhatian dari orang tua maupun dari pemerintah. Jika orang tua acuh tak acuh, maka siswa tidak memiliki motivasi langsung dari orang tua terhadap perkembangan anaknya,” tambah Marce.
Marce berharap orang tua lebih responsif terhadap kebutuhan belajar anak, sehingga motivasi belajar dapat terbangun dari lingkungan keluarga. Ia juga mengharapkan perhatian lebih dari pemerintah untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan dan dukungan lainnya. Dengan adanya kolaborasi yang baik antara guru, orang tua, dan pihak-pihak terkait, ia optimis bahwa minat belajar siswa dapat ditingkatkan. (Daten)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....