Kepri Dan Johor Bahru Siapkan Program Special Border Treatment Tingkatkan Pariwisata
- 29 Nov 2024 11:53 WIB
- Batam
KBRN, Batam : Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru menginisiasi pertemuan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Negeri Johor untuk membahas implementasi program Special Border Treatment (SBT). Pertemuan ini bertujuan mempererat hubungan lintas batas dengan memberikan insentif khusus bagi penduduk kedua wilayah.
Pertemuan tersebut dipimpin oleh Konjen RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto, bersama Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti, dan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kepri. Hadir pula perwakilan Tourism Malaysia, Tourism Johor, serta sejumlah asosiasi industri pariwisata, seperti ASITA, ASTINDO, ASPABRI, IPI, dan HPI. Secara daring, perwakilan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Luar Negeri RI turut mendukung agenda ini.
Konjen RI Johor Bahru, Sigit S. Widiyanto mengatakan, program SBT dirancang sebagai langkah promosi bersama untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di kedua wilayah. Implementasi program ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi sektor pariwisata, khususnya di Kepri yang menargetkan kunjungan 3 juta wisatawan asing pada tahun 2024.
"Konsep insentif lintas batas ini juga bertujuan memperkuat konektivitas antarwilayah. Kepri dan Johor memiliki kedekatan geografis serta budaya, sehingga kerja sama ini diyakini akan memperkuat hubungan ekonomi dan sosial. Hotel, restoran, destinasi wisata, serta pusat perbelanjaan di kedua wilayah akan menjadi ujung tombak program SBT," jelasnya, Kamis (29/11/2024) melalui siaran tertulisnya.
Sigit melanjutkan, sebagai tindak lanjut, Kepri dan Johor sepakat membentuk task force untuk mengidentifikasi pelaku industri yang tertarik bergabung dalam program ini. Nantinya, peserta program akan mendapatkan berbagai kemudahan yang dirancang khusus untuk menarik wisatawan lintas wilayah.
Program ini dijadwalkan diluncurkan secara resmi pada ASEAN Tourism Forum yang akan digelar di Johor Bahru pada Januari 2025. Peluncuran ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkenalkan SBT sebagai model promosi pariwisata lintas batas yang inovatif.
Melalui SBT, Kepri dan Johor tidak hanya mempererat hubungan bilateral, tetapi juga memanfaatkan potensi ekonomi kreatif di kawasan perbatasan. Sinergi ini diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor pariwisata di wilayah Asia Tenggara.
Program SBT akan menawarkan berbagai keuntungan, seperti potongan harga, tarif spesial, fasilitas tambahan, dan insentif lainnya bagi warga Kepri yang berkunjung ke Johor, serta sebaliknya. Sebagai contoh, penduduk Kepri yang memiliki KTP dapat menikmati diskon di hotel dan restoran Johor, sedangkan penduduk Johor akan memperoleh fasilitas serupa ketika berkunjung ke Kepri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....