Buka Pameran Temporer, Pj Gubernur NTB: Jaga Kearifan Lokal

  • 13 Des 2024 18:04 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin, membuka Pameran Temporer Alat Rumah Tangga Tradisional di Museum Negeri NTB, Jumat (13/12/2024). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari identitas budaya sekaligus pelajaran untuk masa depan.

"Kearifan lokal adalah aspek yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. Kita perlu belajar dari masa lalu untuk menghadapi tantangan masa kini dan masa depan," ujar Hassanudin.

Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin, melihat Pameran Temporer Alat Rumah Tangga Tradisional di Museum Negeri NTB, Jumat (13/12/2024). Foto: Halwi/RRI


Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan alat rumah tangga ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti bahan modern, seperti plastik, guna mengurangi dampak limbah mikroplastik terhadap lingkungan. Penjabat Gubernur berharap pameran ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang warisan budaya, tetapi juga sebagai refleksi terhadap gaya hidup modern yang seringkali abai terhadap kelestarian lingkungan.

"Melalui alat-alat tradisional ini, kita belajar untuk lebih peduli pada lingkungan. Ini adalah bagian dari otokritik terhadap kebiasaan modern yang terlalu bergantung pada plastik dan bahan non-ramah lingkungan lainnya," tegas Hassanudin.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Dr. Aidy Furqon, memaparkan bahwa Indeks Pemajuan Kebudayaan NTB berada di peringkat kelima secara nasional. Salah satu indikatornya adalah tingginya partisipasi anak usia 10 tahun dalam menyaksikan pertunjukan seni dan budaya.

"Pengunjung Museum Negeri NTB terus meningkat setiap tahunnya. Pendapatan museum bahkan naik 152 persen dari target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun sebelumnya," jelas Aidy Furqon.

Museum Negeri NTB juga akan berpartisipasi dalam pameran internasional bertema serupa yang akan digelar di Jeddah, Arab Saudi, dalam waktu dekat.

Pameran ini menampilkan 110 koleksi alat rumah tangga tradisional dari tiga suku besar di NTB. Kepala Museum Negeri NTB, Ahmad Nuralam, menjelaskan bahwa koleksi tersebut terbuat dari bahan-bahan organik seperti kayu, bambu, tanah lempung, dan logam.

"Pameran ini dibagi menjadi beberapa tema, mulai dari temuan arkeologi, jenis dan fungsi alat rumah tangga, hingga makna filosofisnya dalam kehidupan masyarakat," terang Nuralam.

Dengan semangat pelestarian budaya, pameran ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tetap menjaga dan mengapresiasi kearifan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....