Petani Cabai Kecewa Harga Anjlok, Tanaman Diserang Tikus

  • 12 Okt 2024 16:39 WIB
  •  Semarang

KBRN, Pati: Para petani cabai di Kabupaten Pati belakangan ini menjerit, selain serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) tikus, harga jualnya juga anjlok. Sebelumnya harga perkilogramnya bisa mencapai Rp 20 ribu, sekarang hanya Rp4 ribu.

Petani cabai di Desa Ngurensiti, Kecamatan Wedarijaksa, Widarso mengatakan, harga cabai merah besar merosot tajam. Padahal, pada masa panen sebelumnya, harga cabai merah bisa menyentuh lima kali lipatnya dari harganya yang sekarang.

“Sempat menyentuh Rp 20 ribu per kilogramnya. Kemudian harganya naik turun, Rp10 ribu hingga akhirnya sekarang ini Rp 4 ribu per kilogramnya,” tuturnya.

Widarso mengaku, tidak tak mengetahui pasti penyebab dan persoalan yang mengakibatkan harga cabai merah sekarang ini turun drastis. Serangan hawa tikus juga menambah kerugian petani yang semakin besar, karena semalam beberapa Kg cabai habis.

“Panen di Wedarijaksa sekarang ini tidak melimpah. Karena terkendala serangan hama tikus, entah kenapa harga turun,” terangnya.

Para petani cabai di Pati berharap kepada pemerintah, untuk bisa membantu keterpurukannya. Minimal bisa mendongkrak harga cabai merah dari tingkat petani, antara Rp6 ribu/kg sampai Rp 8 ribu/kg.(*)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....